Berita Surabaya

Aksi Nyeleneh Maling Motor di Surabaya, Pura-pura Jadi ODGJ untuk Lancarkan Aksinya

Setelah dua hari dirawat di Rumah Sakit dr Soetomo, DS dijebloskan ke ruang tahanan Polsek Tambaksari, Surabaya.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Januar
TribunMadura/ Tony Hermawan
Kondisi DS setelah dimassa warga. Laki-laki usia 36 tahun itu ketahuan maling sepeda motor Kapas Baru Gang IX. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Setelah dua hari dirawat di Rumah Sakit dr Soetomo, DS dijebloskan ke ruang tahanan Polsek Tambaksari, Surabaya.

Laki-laki usia 36 tahun itu ketahuan mencuri sepeda motor milik salah seorang warga Kapas Baru Gang IX. Ia melakukan aksi saat siang lalu malam tertangkap.

DS mencuri sepeda motor pada Minggu (3/3) siang. Korbannya ialah Rahmawati pemilik motor matic kombinasi warna biru putih. Ia awalnya tak menaruh curiga terhadap gelagat DS. Sebab, dari pukul 06.00 hingga 12.00, DS hanya tiduran dan pindah pindah di halaman rumah tetangganya.

“Kata anak saya tidurnya ngorok, tapi pas bangun kok matanya plerak-plerek, ditanyai dari mana jawabnya nggak jelas,” kata Rahmawati.

Dia mengira pria tersebut memiliki keterbelakangan mental. Karena, pria tersebut tidurnya juga berpindah-pindah.
“Pindahnya ya dekat, nggak jauh dari motor kami,” ungkapnya.

Baca juga: Pria Asal Bangkalan Kepergok Curi Sepeda Motor, Berakhir Jadi Bulan-bulanan Warga di Sampang

Salah seorang tetangga Rahmawati sebenarnya sempat mengusir DS. Namun, pria tersebut hanya berpindah tidur ke halaman depan milik tetangganya. Lalu tidur lagi ketika bangun meracau tidak jelas. Inilah yang membuat Rahmawati mengira DS adalah orang Dalam Gangguan Jiwa.

Sekira pukul setengah 12 siang, Rahmawati saat hendak pergi ke masjid merasa aneh melihat halaman rumah. Ia tidak melihat sepeda motor matik miliknya terparkir di halaman rumah padahal tidak ada keluarga yang sedang pergi. Sementara DS yang sebelumnya tidur di halaman rumah tetangga sudah tidak ada.

Setelah memeriksa rekaman CCTV kampung, DS terlihat mencuri motor Rahmawati. Pukul 18.00 di hari yang sama, pelaku DS tertangkap di Kapas Lor gang 2. Warga yang mengetahui gelagat aneh langsung menghujani DS dengan berbagai pukulan.

"Wajahnya kan terekam CCTV, jadi warga langsung tahu itu, orangnya tertangkap tapi motor saya sudah terjual,” imbuhnya.

Kanit Reskrim Polsek Tambaksari Iptu Aman Hasta membenarkan insiden tersebut. Tim Reskrim Polsek juga telah mengamankan pelaku DS dengan sejumlah barang bukti. Diantaranya 3 buah anak mata kunci Letter T yang terbuat dari Logam bermata runcing.

Hingga kini petugas masih melakukan pendalaman atas kasus tersebut. Termasuk mencari keberadaan sepeda motor korban.

 


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved