Rabu, 15 April 2026

Berita Terkini Sumenep

Berhari-hari Terombang-ambing di Laut, 5 Nelayan Asal Sumenep Lolos dari Maut

lima nelayan asal Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep Madura akhirnya selamat setelah terombang ambing tiga hari dua malam di laut

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Taufiq Rochman
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi perahu nelayan terbalik di perairan Sumenep, Maret 2024 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Sebanyak lima nelayan asal Kecamatan Ambunten, Kabupaten Sumenep Madura akhirnya selamat setelah terombang ambing tiga hari dua malam di laut antara perairan Pulau Raas-Kangean.

Lima korban laka laut itu diantaranya: H. Sini (Juragan Perahu), H. Aminullah, Imam Sanusi, Sakdi, dan Saniman.

Mereka bertahan di tengah laut menggunakan gabus yang dirakit dan masing-masing korban diikat dengan tali.

Berdasarkan keterangan dari para korban, mereka berangkat dari pelabuhan Ambunten Tengah Kamis (7/3) sekitar pukul 13.00 WIB menuju perairan pulua Kangean Sumenep.

Tujuan mereka, tidak lain untuk mencari Ikan jenis cakalang.

Namun, saat di perairan Pulau Raas, yaitu pada hari Sabtu (9/3) sekitar pukul 13.00 WIB, perahu yang ditumpangi kelima nelayan tersebut diterjang badai hingga terbalik.

Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti Sutioningtyas membenarkan, bahwa ke lima korban tersebut akhirnya berhasil selamat dari maut dengan berbekal gabus penanda jaring yang diikat satu sama lain agar tidak lepas menggunakan tali.

Lima korban dengan bekal gabus itu berusaha berenang meskipun melawan arus, ombak dan angin yang membuatnya terombang ambing setelah perahunya terbalik.

"Kelima korban itu Alhamdulillah dalam keadaan selamat setelah bertemu dengan dua nelayan asal Pulau Kangean, yakni Abd Rahim dan Yanto menolongnya," ungkap AKP Widiarti Sutioningtyas pada Rabu (12/3/2024).

Ikuti berita seputar Sumenep

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved