Berita Surabaya

Mulyorejo Surabaya Diacak-acak Maling, Kos Putri dalam Satu Malam Kebobolan 5 Sepeda Motor

Pencurian motor (curanmor) kembali meresahkan warga Surabaya. Kali ini yang sasaran menjadi curian yaitu kos putri di Jalan Sukodami II, Mulyorejo

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Januar
TribunMadura/ Tony Hermawan
Korban menunjukkan percakapan di grup membahas kos di Surabaya disatroni maling. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pencurian motor (curanmor) kembali meresahkan warga Surabaya. Kali ini yang sasaran menjadi curian yaitu kos putri di Jalan Sukodami II, Mulyorejo, Surabaya. Dalam satu malam sebanyak 5 motor lenyap.

Padahal, kos tersebut berada di kawasan elit. Berada di lingkungan perumahan. Pokok-pojok perumahan dijaga satpam.

Kejadian ini diungkapkan Sefirah, salah seorang penghuni kos. Perempuan usia 25 tahun itu pada Senin (25/4) pagi semula bersiap-siap hendak berangkat kerja. Selesai berdandan, ia keluar kamar lalu berjalan menuju parkiran motor.

Namun pada saat itu, ia malah menjadi tertegun. Pasalnya, ia mencari dua area parkiran namun tidak melihat ada sepeda motornya merek Honda Beat P 3609 CQ. Menyadari sepeda motornya hilang, ia kemudian mengirim pesan grup penghuni kos.

"Akhirnya tetangga keluar semua dari kamar. Kumpul semua di parkiran, dan akhirnya ketahuan ada 5 unit sepeda motor yang hilang," ujarnya.

Para korban menduga kos yang memiliki 24 kamar itu disatroni maling pada saat situasi sepi. Kemungkinan pada dini hari. Namun tepatnya pukul berapa belum ada yang mengetahui.

Sefirah mengungkapkan kos bangunan dua dua lantai itu terpasang dua kamera CCTV. Satu terpasang di akses masuk-keluar, satunya lagi terpasang di pojokan. Kamera pengintai yang di pojokan sejak beberapa bulan yang lalu tidak nyala. Sedangkan, CCTV lain dipastikan berfungsi dengan baik karena pemilik kos memasang memory card baru.

Ia masih ingat merek memori cardnya yaitu Sandisk. Namun, setelah adanya kejadian tersebut, ternyata diketahui memori card beda merek. "Dan memori cardnya ternyata gak menyimpan rekaman," ungkapnya.

Ia juga mengungkapkan ada kejanggalan. Pagar kos tersebut digembok menggunakan gembok kode 10 angka. Pemilik kos setidaknya tiga bulan sekali mengganti gembok baru. "Anehnya, pas ada kejadian ini kondisi gembok itu kebuka tapi gak rusak, berarti kan yang bobol tahu kodenya," ucapnya.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polsek Mulyorejo. Dari lima korban hanya dua orang yang membuat laporan. Informasinya, gara-gara kasus tersebut pasangan suami-istri yang menjadi cleaning service diperiksa polisi.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved