Pilkada Gresik 2024

Muncul Wacana Duet Alif-Syahrul di Pilkada Gresik 2024, Siapa yang Bakal Jadi Lawannya?

Santer muncul wacana duet Ketua DPC Gerindra Gresik dr Asluchul alif bersama Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik Syahrul Munir di Pilkada Gresik 2024.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Willy Abraham
Syahrul Munir (kiri) dan Asluchul Alif (kanan). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham


TRIBUNMADURA.COM, GRESIK- Santer muncul wacana duet Ketua DPC Gerindra Gresik dr Asluchul alif bersama Ketua Fraksi PKB DPRD Gresik Syahrul Munir di Pilkada Gresik 2024.

Keduanya pun sempat bertemu pada Minggu malam, kemarin. Alif sapaan akrabnya, menyampaikan pertemuan dengan Syahrul merupakan bentuk silaturahmi sesama Bakal Calon Bupati (Bacabup) Gresik yang akan mengikuti Pilkada 27 November 2024 mendatang.

Apalagi ia dan Syahrul juga sama-sama mengikuti proses penjaringan kepala daerah di DPC PKB Gresik. Pun sama-sama berasal dadi Manyar, Gresik.

Ditambah lagi pada Pileg 2024, PKB Gresik meraih 14 kursi di DPRD. Sedangkan Gerindra Gresik meraih 10 kursi. Sehingga jika kedua partai tersebut berkoalisi sudah hampir 50 persen menguasai legislatif.

Alif bilang, pertemuan tersebut sebatas ngobrol tentang Pilkada Gresik dan persoalan-persoalan di Kabupaten Gresik yang harus dicarikan jalan keluarnya.

Disinggung dengan wacana berpasangan dengan Syahrul Munir di Pilkada Gresik, Alif mengatakan bahwa semuanya serba mungkin. Terlebih, pada Pilkada 2020 lalu PKB dan Gerindra pernah berkoalisi.

"(Duet) semua kemungkinan masih terbuka," ucapnya, Senin (13/5/2024).

Saat ini pihaknya sedang fokus membangun koalisi besar dengan 7 partai, yakni PKB, Golkar, PPP, PAN, Demokrat, Nasdem dan tentunya Gerindra.

"Mudah-mudahan koalisi besar ini dapat terwujud," harapnya.

Bagaimana dengan Syahrul Munir, menurutnya segala kemungkinan koalisi atau berduet dengan Alif di Pilkada Gresik 2024 menunggu keputusan dari DPP PKB dirinya bakal melakukan banyak hal.

"Kalau soal Pilkada nanti keputusannya DPP. Saya juga masih perlu meminta masukan dari banyak kyai, tokoh masyarakat, dan pengurus PKB Gresik di semua tingkatan," terangnya.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved