Minggu, 12 April 2026

Berita Terkini Situbondo

78 PDK di Situbondo Keracunan Nasi Kotak saat Ikuti Bimtek

Puluhan PKD yang tersebar di 136 desa dan kelurahan di 17 kecamatan tersebut, ambruk diduga keracunan nasi kotak saat mengikuti bimbingan teknis

Penulis: Izi Hartono | Editor: Taufiq Rochman
Istimewa
Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD) di Kabupaten Situbondo saat menjalani perawatan medis usai keracunan nasi kotak, Rabu (12/6/2024). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Izi Hartono

TRIBUNMADURA.COM, SITUBONDO - Sebanyak 78 Panwaslu Kelurahan/Desa (PKD) di Kabupaten Situbondo, tumbang.

Puluhan PKD yang tersebar di 136 desa dan kelurahan di 17 kecamatan tersebut, ambruk diduga keracunan nasi kotak saat mengikuti bimbingan teknis dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) di Hotel Sansui, Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, Rabu (12/6/2024).

Akibatnya, puluhan pengawas desa itu ada yang dirawat di Puskesmas dan Rumah Sakit di Situbondo.

Salah seorang PKD, Muhammad A Shiddiq mengatakan, setelah mengikuti bimbingan tehnis, Rabu (12/6/2024), maka keesokan hari langsung diare.

"Bangun tidur perut terasa mules," ujarnya.

Menurutnya, dirinya mengira diare yang dialaminya hanya biasa, akan tetapi terus menerua buang air besar hingga kondisi tubuhnya lemas.

"Namun pada pukul 07.30 mulai mering-meriang," katanya.

Setelah itu, kata anggota PKD Desa Tanjung Glugur ini menerangkan, sejak tadi malam dirinya mulai merasakan pusing, mual dan muntah-muntah.

"Saya sudah periksa ke dokter, dan terbaring di rumah," tukasnya.

Siddiq mengungkap, dari seluruh peserta PKD di Kecamatan Mangaran, yang mengalami gejala hal serupa ada sebanyak tiga orang.

"Yang parah satu orang dan harus di rawat inap di rumah sakit,"jelasnya.

Sejauh ini, lanjutnya, kondisi tubuhnya masih terasa lemas dan perutnya mules mules, pusing serta tubuhnya hangat.

"Kalau hasil pemeriksaan dokter inveksi pencernaan," ucapnya.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua Bawaslu Kabupaten Situbondo, Ahmad Farid Ma'ruf membenarkan puluhan anggota PKD yang sakit dan muntah muntah usai mengikuti bimtek tersebut.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved