Rabu, 20 Mei 2026

Berita Jember

Detik-detik Rumah di Jember Hangus Terbakar Saat Penghuninya Pergi ke Bondowoso

Rumah berukuran 6x15 meter persegi di Dusun Sumuran, Desa Klompangan, Kecamatan Ajung, Jember hangus terbakar, Senin malam (1/7/2024).

Tayang:
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Januar
TribunMadura/ Imam Nawawi
Personel Damkar padamkan api yang membakar rumah warga di Kecamatan Ajung Jember. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Imam Nawawi

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER- Rumah berukuran 6x15 meter persegi di Dusun Sumuran, Desa Klompangan, Kecamatan Ajung, Jember hangus terbakar, Senin malam (1/7/2024).

Si jago merah mulai melahap bangunan rumah milik pasangan Suami Istri Dika Purnomo (40) dan Sofi (36) sekira pukul 21.30 WIB.

Pantauan di lapangan, Tim Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) berjibaku menjinakkan si jago merah yang telah menggerogoti bangunan rumah itu.

Sekira pukul 23.00 WIB, personel damkar berhasil memadamkan kobaran api tersebut.

Hingga Selasa (2/7/2024) pukul 00.00 Tim Damkar masih berada di tempat kejadian perkara, untuk melakukan proses pendinginan bangunan.

Wakil Komandan Regu Pemadam Kebakaran Mako A Jember, Hari Aksaro'ah mengaku baru tiba di lokasi ini. Setengah jam setelah menerima laporan.

"Laporan kami itu sekitar jam setengah 10 lebih. Kemudian personel damkar meluncur dan tiba di lokasi sekitar jam 10 malam," ujarnya.

Menurutnya, bangunan rumah yang terbakar itu kondisi kosong tanpa penghuni. Kabarnya mereka sedang pergi ke Bondowoso ketika insiden tersebut terjadi.

"Kondisi rumah kosong. Kalau dugaan kami api pertama kali muncul itu di ruang tengah, kemudian merembet ke ruangan lain seperti kamar, ruang tamu, dapur dan ruang makan," kata Hari.

Hari mengatakan, pasca dilakukan pemadaman atap rumah yang terbakar langsung ambrol bahkan seluruh perabotan rumah tangga di dalamnya hangus dimakan Si Jago merah.

"Kondisi pasca kebakaran, atap rumah ambruk, seluruh perabotan ikut hangus terbakar," imbuhnya.

Hari mengungkapkan proses pemadaman api cukup menyulitkan. Karena lokasi TKP berada di gang kecil, sehingga mobilitas masyarakat dan petugas kurang leluasa.


"Sempat kesulitan karena rumah ini masuk ke dalam gang kecil. Untungnya selang air yang kami bawa masih mampu menjangkau titik kebakaran," ungkapnya.

Dia mengatakan proses pemadaman kurang lebih satu jaman. Bahkan harus 2 kali melakukan pengisian tangki mobil pemadam.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved