Selasa, 14 April 2026

Madura Terpopuler

Madura Terpopuler: Mahasiswa 20 Negara Daftar UTM hingga Kasus Curanmor Marak di Sampang

Inilah kumpulan berita Madura Terpopuler. Dari mahasiswa 20 negara daftar UTM, hingga kasus curanmor di Sampang.

Penulis: Januar | Editor: Januar
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Rektor UTM, Dr Safi’, SH, MH bersama Khofifah Indar Parawansa dalam Rapat Senat Terbuka dalam Rangka Penutupan Dies Natalis UTM Ke-23 dan Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru PKKMB Sakera 2024 digelar meriah dengan kehadiran sedikitnya 4.045 mahasiswa baru di Gedung Pertemuan RP Moh Noer UTM, Senin (5/8/2024). 

Ia menjelaskan, sejauh ini telah terdata sejumlah 125 mahasiswa asing dari 20 negara yang mendaftar melalui Jalur Afirmasi Mahasiswa Asing.

Di antaranya berasal dari Yaman, India, Tajikistan (negara di Asia Tengah), Timor Leste, Malaysia, hingga Arab Saudi.

Hal itu seiring dengan ikhtiar UTM untuk menjadi kampus negeri dengan akreditasi unggul sekaligus mendapatkan akreditasi internasional, yakni full accreditation untuk tujuh program studi (prodi).

Ketujuh prodi itu yakni Ilmu Hukum, Manajemen, Akuntansi, Ilmu Pembangunan, Ilmu Komunikasi, Sastra Inggris dan Agribisnis.

Termasuk sejumlah prodi yang tengah berproses di Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT) dan Lembaga Akreditasi Mandiri.

Dengan harapan, UTM Semakin Melesat Maju untuk Negeri, sebagaimana tagline dalam Dies Natalis Ke-23.

“Sambung doa dan dukungannya Ibu Khofifah, termasuk kepada seluruh adik-adik mahasiswa baru, semoga menghasilkan akreditasi dengan status unggul."

"Apalagi di usia Ke-23 UTM yang sudah cukup matang dan dewasa untuk dapatnya menjadi kampus mandiri, go publik, dan take off dikenal luas oleh masyarakat Indonesia dan dunia,” harap Safi’.

Atas nama Rektor dan seluruh civitas akademika UTM, Safi’ mengucapkan selamat dan sukses kepada seluruh mahasiswa baru yang telah dinyatakan diterima dan sah sebagai mahasiswa Universitas Trunojoyo Madura.

“Gunakan kesempatan ini sebaik mungkin dan seserius mungkin untuk menumpahkan potensi diri dan membentuk pribadi yang berkarakter."

"Sehingga bisa menjadi agen perubahan, agen pelopor untuk menjadi terampil dan kreatif, belajar efektif serta bisa menghasilkan berbagai solusi permasalah diri sendiri dan masyarakat,” pungkasnya.

UTM go global bukanlah tagline atau retorika belaka.

Selain mahasiswa dari negara asing, UTM juga menjadi salah satu tujuan favorit mahasiswa nasional dari 29 provinsi di Indonesia.

Mulai dari Aceh hingga Papua.

Seperti yang diungkapkan Josua Kevin Primonta Milala, mahasiswa baru Prodi Ilmu Hukum Fakultas Hukum UTM asal SMA Negeri 1 Munte, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.

Halaman 2/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved