Berita Surabaya

Maling Motor Tuna Rungu Asal Bulak Cupat Barat Dihajar Massa di Rangkah Surabaya

Ludjianto (41), seorang tuna rungu asal Bulak Cupat Barat, Surabaya, tertangkap basah saat mencuri sepeda motor di halaman parkir SMK

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Januar
Istimewa
Ludjianto digiring penyidik masuk ruang tahanan 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNMADURA.CO, SURABAYA - Ludjianto (41), seorang tuna rungu asal Bulak Cupat Barat, Surabaya, tertangkap basah saat mencuri sepeda motor di halaman parkir SMK Tri Tunggal di Jalan Rangkah. Dia sempat dimassa. Kini dia ditahan di Polsek Tambaksari.

Kapolsek Tambaksari, Kompol Imam Solikin, menjelaskan bahwa kejadian tersebut bermula ketika pelaku yang sedang berjalan kaki melihat sepeda motor di parkiran. Ia berniat mencuri dan mendekati motor tersebut menggunakan kunci T untuk merusak rumah kunci. Namun, aksinya tercium oleh korban yang langsung berteriak, memicu warga sekitar untuk menangkapnya.

"Pelaku sempat melarikan diri, tetapi akhirnya tertangkap. Warga bahkan menghancurkan alat bantu dengar yang terpasang di telinga pelaku dengan cara diinjak-injak," ujar Kompol Imam Solikin.

Kejadian tersebut terjadi pada 2 September lalu. Ketika diinterogasi, pelaku mengaku mencuri karena motor miliknya rusak dan ia membutuhkan kendaraan untuk mengantar keponakannya ke sekolah. "Sepeda motor yang biasanya saya pakai untuk mengantar keponakan adalah milik kakak saya. Karena kakak tidak mau memperbaiki motor yang rusak, saya terpaksa mencuri motor lain," akui pelaku.

Namun, Kanit Reskrim Polsek Tambaksari, AKP Aman Hasta, menilai alasan pelaku tidak logis. Jika pelaku memang ingin mengantar keponakan ke sekolah, seharusnya kakaknya yang memperbaiki motor, bukan malah nekat maling.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved