Berita Surabaya

Tengah Malam, Semolowaru Surabaya Mencekam, Diserang Puluhan Orang Berbadan Kekar

Suasana Kampung Semolowaru Selatan mendadak mencekam pada Minggu malam (15/9/204).

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Januar
TribunMadura/ Tony Hermawan
BG sedang membersihkan pecahan kaca etalase setelah diserang orang tak dikenal 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA -Suasana Kampung Semolowaru Selatan mendadak mencekam pada Minggu malam (15/9/204).

Menjelang Senin dini hari, puluhan pria berbadan kekar tiba-tiba menyerang warga. Mereka mengamuk secara sembarangan, merusak toko klontong, dan menghancurkan barang-barang di sekitarnya. Kasus ini kini sedang diselidiki oleh Polsek Sukolilo.

Menurut informasi, serangan terjadi sekitar pukul 23.30 WIB. Sekelompok orang datang menuju toko klontong milik BG dan mulai melampiaskan kemarahan mereka. Mereka melempari botol bir hingga etalase toko pecah. 

"Saya ditanya apakah saya yang memukul aparat. Saya bilang tidak tahu. Kemudian mereka langsung menghancurkan toko saya," kata BG.

BG tidak dapat mengingat jumlah pasti penyerang, namun beberapa dari mereka ada yang menjarah satu tabung elpiji melon dari tokonya. Barang tersebut kemudian digunakan untuk merusak pagar rumah warga di kampung padat penduduk itu.

BG merasa sangat trauma. Meskipun etalase tokonya dapat diperbaiki, ia kini harus pikir-pikir lagi harus membuka toko 24 jam seperti hari-hari biasa. "Lebih mikir soal keselamatan kalau buka 24 jam lagi," ujarnya.

Korban tidak hanya BG. Tetangganya, HR, yang saat itu sedang membeli rokok eceran di toko BG juga diserang. "Kaosku sempat ditarik dan saya ditanya-tanya apakaih saya tahu tentang penyerangan terhadap aparat. Aku bilang gak tahu  apa-apa, aku orang tua. Eh aku malah dicekik, terus pas dilepaskan langsung lari," ujarnya.

Malam itu anak-anak muda setempat tak sempat tak terima. Kelompok penyerang langsung kabur ke arah jalan raya. Kemudian, polisi, TNI, dan BPBD tiba di lokasi. Warga dan petugas begadang menjaga setiap akses masuk ke kampung dan memantau setiap kendaraan yang melintas. Informasinya , kelompok penyerang berkumpul di depan karaoke Jalan Semolowaru sebelum menyerang kampung. Kepolisian mencatat ada lima rumah warga yang rusak akibat kerusuhan malam itu.


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved