Selasa, 7 April 2026

Berita Surabaya

Maling Motor Satroni 8 TKP di Surabaya, Nekat Melawan dan Berusaha Kabur, Ending Ditembak

Kepergok saat mencuri motor milik mahasiswa ITS, pada Kamis (7/11/2024) dini hari, pemuda berinisial JL disergap anggota Tim Respon Cepat

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
TribunMadura/ Luhur Pambudi
Tersangka JL ditangkap Anggota Unit Reskrim Polsek Sukolilo 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA-Kepergok saat mencuri motor milik mahasiswa ITS, pada Kamis (7/11/2024) dini hari, pemuda berinisial JL disergap anggota Tim Respon Cepat Tindak (Respatti) Satuan Samapta Polrestabes Surabaya

Namun, merasa tak kapok ditangkap petugas kepolisian, Tersangka JL, sempat-sempatnya melakukan perlawanan terhadap petugas kepolisian. 

Pemuda bertubuh ceking itu, berusaha kabur saat digelandang oleh Anggota Unit Reskrim Polsek Sukolilo Polrestabes Surabaya ke beberapa lokasi tempatnya pernah mencuri motor untuk kepentingan olah TKP. 

Kapolsek Sukolilo Polrestabes Surabaya Kompol I Made Patera Negara mengatakan, Tersangka JL sempat melawan dan mencoba kabur saat dibawa untuk olah TKP. 

Sehingga, terpaksa petugas memberikan tindakan tegas terukur, menembak betis kanannya. 

Karena sebelumnya, tersangka berhasil dipergoki aksinya membawa kabur motor Honda Beat bernopol DK-4827-FCG milik korban mahasiswa ITS, berinisial JO. 

Tersangka terpergok oleh petugas kepolisian yang berpatroli di ruas Jalan Kenjeran. 

Ternyata, lanjut I Made Patera, motor tersebut baru dicuri dari kosan Jalan Asempayung, Gebang Putih, Sukolilo, Surabaya

"Polisi sempat kejar-kejaran dengan pelaku dan berhasil mengamankan 1 orang yang membawa motor curian," ujarnya, Kamis (7/11/2024). 

Penangkapan terhadap Tersangka JL masih terus dikembangkan. Karena, seorang teman satu komplotannya, berinisial BR, berhasil kabur. 

I Made Patera mengungkapkan, profil sosok BR sudah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) yang kini masih terus diburu keberadaan oleh Anggota Polrestabes Surabaya

"Kami tindak tegas karena mencoba melawan. Ada pelaku lagi kabur berinisial BR (masuk DPO)," pungkasnya. 

Lalu, Kanit Reskrim Polsek Sukolilo Polrestabes Surabaya AKP I Made Sutanaya mengatakan, Tersangka JL dan komplotannya sudah beraksi di delapan lokasi yang tersebar di dua kecamatan Kota Surabaya, yakni Kecamatan Wonokromo dan Sukolilo. 

"Tersangka ini sudah 7-8 kali di wilayah Sukolilo dan Wonokromo," katanya saat dihubungi TribunJatim.com

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved