Berita Viral
5 Fakta Kasus Polisi Tembak Siswa SMK di Semarang, Aipda RZ Lesatkan 4 Peluru karena Dipepet
5 fakta kasus polisi tembak siswa SMK di Semarang, Jawa Tengah. Awalnya korban diduga tawuran., Kabid Propam Polda Jateng bantah.
TRIBUNMADURA.COM - Kasus polisi tembak siswa SMK di Semarang, Jawa Tengah, akhirnya menemukan titik terang.
Pelaku diketahui bernama Aipda Robig Zaenudin.
Kronologi kasus penembakan ini sempat menuai pertanyaan publik karena dinilai janggal.
Korban bernama Gamma atau inisial GRO (17) awalnya disebut sebagai anggota gangster.
Motif pelaku melakukan penembakan, awalnya disebut karena GRO terlibat tawuran.
Padahal di sekolahnya, SMKN 4 Semarang, GRO dikenal sebagai siswa berprestasi.
Kini fakta baru terkuak, Aipda Robig Zaenudin (Aipda RZ) menembak siswa SMK di Semarang karena pelaku merasa kendaraannya terpepet motor korban saat melintas di Jalan Candi Penataran Raya, Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah.
Berikut beberapa fakta kasus polisi tembak siswa SMK di Semarang.
Baca juga: Ramai Kasus Polisi Tembak Polisi di Sumatera Barat, Polres Bangkalan Tarik 20 Senpi Dinas Personel
1.Kronologi Menurut Kapolrestabes Semarang: Tawuran
Peristiwa yang merenggut nyawa Gamma ini terjadi sekitar pukul 01.58 WIB. Korban sempat dilarikan ke RS Kariadi Semarang, namun nyawanya tak tertolong.
Menurut keterangan Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar, kejadian ini terjadi di kawasan Perumahan Paramount, Semarang Barat, Minggu (24/11/2024).
Ketika kejadian tawuran ini, ada anggota penyidik Polrestabes Semarang yang melintas hendak pulang ke rumahnya. Identitas polisi ini, Irwan enggan menyebutkannya.
Irwan mengklaim, ketika ada anggota melintas melihat dua kelompok remaja sedang tawuran lalu anggotanya berusaha melerai.
Namun, anggota itu malah diserang.
"Anggota polisi melakukan upaya melerai, polisi diserang hingga dilakukan tindakan tegas (menembak korban)," katanya.
polisi tembak siswa SMK
Semarang
Jawa Tengah
Aipda Robig Zaenudin
Kombes Pol Irwan Anwar
Polda Jateng
Tribun Madura
TribunMadura.com
Keluarga Tak Sudi Terima Bingkisan Polisi yang Pukul Anaknya Sampai Kritis: Nanti Meringankan |
![]() |
---|
Ruangan Tetiba Penuh Tawa Usai Ahmad Dhani Sela Ariel di Rapat RUU Hak Cipta, Willy: Saya Ingatkan |
![]() |
---|
SMPN Diduga Tagih Siswa Rp700 Ribu Buat Laptop Kenang-kenangan, Disdik Bela: Namanya Orang Mau Viral |
![]() |
---|
15 Sosok Pembunuh Kacab Bank BUMN, Perencana hingga Eksekutor, Ada yang Pernah Coba Nyalon Bupati |
![]() |
---|
Serius Warga Pati Ingin Lengserkan Sudewo, 1.000 Orang Bakal Protes ke KPK Usut Korupsi Bupati |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.