Berita Viral

5 Fakta Kasus Polisi Tembak Siswa SMK di Semarang, Aipda RZ Lesatkan 4 Peluru karena Dipepet

5 fakta kasus polisi tembak siswa SMK di Semarang, Jawa Tengah. Awalnya korban diduga tawuran., Kabid Propam Polda Jateng bantah.

Editor: Titis Suud
Kolase Istimewa/TribunMadura
Ilustrasi fakta kasus polisi tembak siswa SMKN 4 Semarang. 

Kombes Aris Supriyono mengungkap berdasarkan pemeriksaan saksi dan pelaku, Aipda RZ melesatkan 4 tembakan ke arah GRO dan dua temannya.

"Penembakan tersebut yang dilakukan oleh saudara Aipda RZ Sebanyak empat kali pada 24 November pukul 00.22 di depan Alfamart Kecamatan Semarang Barat kota Semarang," kata Aris.

Aris menegaskan berdasarkan rekaman bukti elektronik berupa CCTV yang terpasang di lokasi kejadian, terjadi penembakan yang akhirnya membuat seorang korban tewas.

Ia pun memastikan penembakan yang dilakukan Aipda RZ terhadap Gamma tidak terkait tawuran sebagaimana keterangan yang beredar belakangan ini.

Pelaku penembakan terhadap siswa SMKN 4 Semarang, GRO (17), saat ini tengah diperiksa Propam Polda Jateng, Selasa (26/11/2024). Pelaku diketahui berinisial R.
Pelaku penembakan terhadap siswa SMKN 4 Semarang, GRO (17), saat ini tengah diperiksa Propam Polda Jateng, Selasa (26/11/2024). Pelaku diketahui berinisial R. (Kolase Tribunnews.com)

"Perbuatan terduga pelanggar rekaman oleh bukti elektronik yang tadi sudah disampaikan oleh bapak Kapolrestabes Kemudian akibat penembakan yang dilakukan oleh terduga pelanggar mengakibatkan satu orang meninggal dunia," ujar dia.

"Kemudian penembakan yang dilakukan terduga pelanggar tidak terkait dengan pembubaran tawuran yang sebelumnya terjadi," ucap Aris.

Penjelasan Kabid Propam Polda Jateng ini membantah terkait isu tawuran sekaligus peristiwa penembakan yang menyebut Aipda RZ hanya melesatkan dua tembakan seperti yang diungkapkan Kapolrestabes Semarang Kombes Irwan Anwar sebelumnya.

Sebelumnya Irwan sempat menjelaskan, anggotanya menembak tiga orang korban dengan dua kali tembakan.

Tembakan pertama mengenai almarhum GRO di bagian pinggul kanan.

Kemudian tembakan kedua mengenai SA dan AD.

"SA dan AD itu satu peluru. Jadi  tembakan menyerempet badan korban pertama dan kedua. Jadi dari samping," tuturnya Irwan sembari memperagakan posisi tangan SA yang merangkul tubuh DA dari arah belakang di Mapolrestabes Semarang, Rabu (27/11/2024).

3.Aipda RZ Terancam Pasal Pembunuhan

Keluarga GRO diketahui telah melaporkan aksi Aipda RZ ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Jateng pada Selasa (26/11/2024)

"Kami sudah buatkan laporannya," kata Kombes Pol Artanto kepada Tribunjateng.com, Rabu (27/11/2024).

Keluarga korban melaporkan kasus ini tanpa pengacara.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved