Berita Surabaya

Malam Tahun Baru, Semua Akses Menuju Surabaya Disekat, Suramadu Juga? 

Polrestabes Surabaya melarang kegiatan arak-arakan, konvoi, di malam pergantian tahun 2025.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Januar
Istimewa/ TribunJatim.com
Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlurrahman. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNNMADURA.COM, SURABAYA - Polrestabes Surabaya melarang kegiatan arak-arakan, konvoi, di malam pergantian tahun 2025.

Untuk itu, pada 31 Desember malam nanti sejumlah akses masuk kota akan disekat. Dan siap-siap, jika masuk posko penyekatan bukan tidak mungkin kelengkapan kendaraan akan diperiksa.

Catatan Satlantas Polrestabes Surabaya ada 12 titik yang akan ditutup. Dari sisi selatan Bundaran Cito, sedangkan sisi timur Berbek Industri, Pondok Tjandra, Jembatan Karangpilang, MERR Gunung Anyar, serta perbatasan Lakarsantri-Menganti.

Sementara untuk sisi utara rekayasa lalu lintas dilakukan di Romokalisari, perbatasan Benowo-Menganti, simpang tiga Indrapura-Rajawali, Rajawali-Jembatan Merah, simpang empat Dupak-Demak, dan utara yaitu simpang empat Kedung Cowek-Kenjeran. Penyekatan ini diberlakukan mulai pukul 17.00 hingga pada 1 Januari 2025 pagi.

Kasatlantas Polrestabes Surabaya, AKBP Arif Fazlurrahman, mengatakan, polisi saat menjelang malam tahun baru nanti akan melakukan razia knalpot brong dan patroli. Langkah ini bertujuan untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta mengurai potensi kemacetan. Upaya ini diharapkan dapat menciptakan suasana yang aman dan tertib selama perayaan tahun baru.

"Petugas kepolisian akan ditempatkan di setiap titik untuk mengarahkan kendaraan yang tidak memiliki kepentingan mendesak di Surabaya agar kembali ke daerah asal.  Selain penyekatan di perbatasan," kata AKBP Arif.

Polrestabes Surabaya juga akan melakukan rekayasa arus lalu lintas. Ini untuk jaga-jaga apabila ada kendaraan misalnya ambulans, pekerja yang menuju Surabaya, kendaraan pengirim Bahan Bakar Minyak (BBM) lewat. Sehingga, AKBP Arif mengimbau masyarakat luar kota untuk tidak memasuki Surabaya tanpa keperluan mendesak.  Pihak kepolisian akan memastikan tidak ada konvoi kendaraan yang masuk kota pada malam tahun baru.

"Ini kami laksanakan untuk antisipasi kriminalitas, tawuran antar kelompok, hingga kejadian kecelakaan dan kepadatan di dalam kota Surabaya," tuturnya.

 


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved