Rabu, 27 Mei 2026

Berita Terkini Surabaya

TAMPANG Maling yang Bobol Konter HP di Tambaksari Surabaya

Polisi masih memburu pelaku pembobol gerai penjualan pulsa dan ponsel di Jalan Karangasem II, Tambaksari, Surabaya.

Tayang:
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Taufiq Rochman
Tangkapan layar video
Tangkapan layar aksi pelaku pembobol gerai penjualan pulsa dan ponsel di Jalan Karangasem II, Tambaksari, Surabaya, yang video CCTV-nya viral di medsos, pada Rabu (15/1/2025) malam. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Luhur Pambudi

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Anggota Tim Unit Reskrim Polsek Tambaksari Polrestabes Surabaya masih memburu pelaku pembobol gerai penjualan pulsa dan ponsel di Jalan Karangasem II, Tambaksari, Surabaya, yang video CCTV-nya viral di medsos, pada Rabu (15/1/2025) malam. 

Akibat pencurian tersebut, tiga unit ponsel; sebuah ponsel baru bermerek Vivo Y03 dan dua ponsel operasional gerai, dan uang tunai dalam brankas.

Nilai total kerugiannya sekitar Rp12 juta. 

Kanit Reskrim Polsek Tambaksari Polrestabes Surabaya Iptu Aman Hasta mengatakan, pihaknya masih menyelidiki kasus pencurian yang video CCTV-nya sempat viral di medsos. 

Sejumlah orang sudah diperiksa sebagai saksi, terutama pihak pengelola gerai konter, sebagai langkah lanjutan penyelidikan. 

Kemudian, serangkaian olah TKP dan menghimpun video CCTV juga sudah dilakukannya. 

Kini, pihaknya sedang berkoordinasi dengan anggotanya untuk memburu pelaku. 

"Pelaku masih dalam penyelidikan. Mohon waktu," ujarnya saat dihubungi Tribun Jatim Network pada Senin (20/1/2025). 

Sementara itu, Staf Penanggungjawab Gerai, Ananta mengatakan, pelaku berjumlah satu orang dengan menjebol lubang plafon sisi tengah gerai sekitar pukul 00.45 WIB. 

Pelaku membutuhkan waktu sekitar 10 menit menjebol plafon tersebut dan diketahui baru berhasil memasuki gerai sekitar pukul 00.55 WIB. 

"Saya itu heran sama petugas keamanan. Masa tidak dengar suara dor dor keras sekali."

"Baru masuk 00.55 WIB. Plafon rusak," ujarnya saat ditemui awak media. 

Ternyata, pelaku juga mencabut empat jaringan kabel kamera CCTV guna menghilangkan barang bukti aksi pencurian tersebut. 

Namun, ungkap Ananta, pelaku tidak mengetahui kalau masih terdapat satu jaringan perangkat CCTV yang luput dari pemantauannya. 

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved