Berita Surabaya
Bos Besi Tua di Surabaya Diduga Ditipu Saudara Sendiri Hingga Rp16 Miliar Lenyap
Direktur CV Fajar, Farah Diba, mengalami kerugian besar yang diduga akibat penipuan.
Penulis: Tony Hermawan | Editor: Januar
Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Direktur CV Fajar, Farah Diba, mengalami kerugian besar yang diduga akibat penipuan.
Setahun terakhir, bos pengepul besi tua di Sidorame 45-47, kehilangan uang senilai Rp16 miliar dan Rp 300 juta. Farah menduga uang itu lenyap dibawa kabur tiga karyawannya inisial ASA, AJ, dan AH.
Awalnya, Farah tak pernah menyangka akan menjadi korban penipuan. Sebab, tiga karyawan yang diduga menipunya bukan orang lain, tapi familinya. Khususnya, ASA merupakan keponakan almarhum ayahnya.
Farah menjelaskan usaha pengepul besi tua itu dulu dirintis oleh keluarganya. Pelan-pelan usaha itu berkembang, sampai menjadi supplier besi tua di pabrik. Keluarganya pun mulai merekrut saudara-saudaranya yang tidak memiliki pekerjaan.
ASA ditugaskan sebagai pengawas lapangan. Dia diberi tanggung jawab untuk menagih uang tagihan pengiriman besi tua ke pabrik. "ASA ini dalam satu tahun (2024) membuat seolah-olah pabrik selalu telat membayar," ucapnya.
Modus ini berhasil membuat Farah tak curiga. Tahun 2024, Farah melakukan audit besar-besaran, termasuk mengecek tunggakan-tunggakan. Terungkap bahwa ada keuangan yang janggal. Sedangkan, pabrik yang dipasok besi tua selalu tertib dalam melakukan pembayaran.
"Total uang yang diduga dibawa ASA kabur Rp16 miliar. Dia membuat seolah-olah pabrik selalu telat pembayaran. Padahal dari pabrik meskipun pembayaran secara tempo tapi minimal satu Minggu dan maksimal dua minggu," katanya.
Bukan hanya itu saja. Dua karyawan lainnya, AJ dan AH, juga diduga terlibat dalam penggelapan dana operasional perusahaan sebesar Rp300 juta.
Farah telah melaporkan kasus itu ke Polda Jatim. Dia menyebut kesabarannya sudah habis. Berungkali meminta kasus itu diselesaikan secara kekeluargaan, namun menurutnya, tiga saudaranya tidak ada itikad baik.
"Meskipun mereka masih famili, tapi sudah kesal biarkan kasus ini berlanjut ke hukum," tandasnya.
Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunMadura.com
Ditekan Terus oleh Brimob Bertameng dan Bawa Pentungan, Massa Aksi di Surabaya Bertahan Semampunya |
![]() |
---|
Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga, Taman Zakat Luncurkan Taman Gizi untuk Budidaya Ayam Petelur |
![]() |
---|
Demo Ojol Dilindas Rantis Brimob Memanas di Surabaya , Polisi Tembak Gas Air Mata, Suasana Mencekam |
![]() |
---|
Nasib Terkini Pengusaha Surabaya yang Pernah Tahan Ijazah Pegawai, Kini Gudangnya Dibobol Maling |
![]() |
---|
Ngakunya Gemas, Kakek 60 Tahun Lecehkan Anak Tetangga, Korban Diminta Jadi Pacar dan Dielus-elus |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.