Berita Bola

Fakta di Balik Keputusan Manajemen Arema FC, Lakukan Efisiensi Anggaran hingga Peniadaan Suporter

Manajemen Arema FC baru saja memutuskan untuk menggelar dua pertandingan Arema FC di kompetisi Liga 1 2024/2025 tanpa penonton.

Penulis: Mohammad Rifky Edgar | Editor: Januar
Istimewa
Logo Arema FC 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Rifky Edgar

TRIBUNMADURA.COM, MALANG- Manajemen Arema FC baru saja memutuskan untuk menggelar dua pertandingan Arema FC di kompetisi Liga 1 2024/2025 tanpa penonton.

Yakni saat menghadapi PSS Sleman pada 17 Februari 2025 dan PSIS Semarang pada 24 Februari 2025.

Langkah ini diambil sebagai upaya dalam melakukan efisiensi anggaran.

Di mana hasil efisiensi ini mampu menghemat pengeluaran yang dilakukan oleh manajemen Arema FC hingga menyentuh angka hampir Rp 100 juta untuk setiap laga kandang.

Efisiensi ini dilakukan setelah melihat tidak begitu besarnya minat penonton yang datang langsung ke Stadion Soepriadi Blitar.

Hal ini bisa dilihat di setiap pertandingan Arema FC.

Dari 18 tim di Liga 1 musim ini, Singo Edan menjadi tim kedua dari bawah yang memiliki jumlah penonton paling sedikit di setiap pertandingan.

Hingga pekan 22 saja, ada sekitar 6.632 penonton yang menyaksikan laga Arema FC langsung di stadion.

Dengan rata-rata penonton per pertandingan mencapai 663 orang.

Arema FC hanya lebih baik dari Dewa United dengan rata-rata penonton di setiap pertandingan mencapai 216 orang.

Data statistik tersebut diambil dari website Transfermarkt.

Kondisi ini pun memicu dilema yang membuat manajemen Arema FC harus melakukan sebuah keputusan.

"Sebelum kami kembali ke Malang ini sebenarnya kami ingin mengatasi problematika di pembiayaan,"

"Apalagi musim ini kami banyak ditinggal sponsor,"

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved