Rabu, 15 April 2026

Berita Terkini Sumenep

Stok Sembako di Sumenep Dipastikan Aman Jelang Ramadan 2025

Dari hasil pemantauan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumenep, Madura untuk ketersediaan bahan pokok dipastikan aman menjelang Ramadan.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Taufiq Rochman
Dok TribunMadura.com
STOK SEMBAKO - Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Sumenep, Dadang Deddy Iskandar memastikan stok bahan pokok jelang bulan suci Ramadan 2025 terpantau aman pada Sabtu (15/2/2025). Stok bahan pokok dipastikan mencukupi, meskipun, beberapa komoditas mengalami kenaikan. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Dari hasil pemantauan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Sumenep, Madura untuk ketersediaan bahan pokok dipastikan aman menjelang bulan suci Ramadan 1446 Hijriah/2025.

Salah satunya seperti di Pasar Anom Baru Sumenep, stok bahan pokok dipastikan mencukupi.

Meskipun, beberapa komoditas mengalami kenaikan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bagian Perekonomian Pemkab Sumenep, Dadang Deddy Iskandar.

Menurutnya, pemantauan itu dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya kelangkaan bahan pokok di pasaran.

"Kalau secara umum harga bahan pokok saat ini masih dalam kategori stabil."

"Dari hasil pantauan tim kemaren itu, stok sembako relatif aman dan harga sebagian besar bahan pokok juga tetap stabil," kata Dadang Deddy Iskandar saat dikonfirmasi pada Sabtu (15/2/2025).

Selain itu, dari hasil pantauan tercatat adanya kenaikan harga pada beberapa komoditas, seperti telur ayam ras yang naik dari sebelumnya Rp 26.000 menjadi Rp 28.000 per kilogram.

Di sisi lain, beberapa bahan pokok mengalami penurunan harga, seperti cabai rawit dan cabai merah besar yang kini berada di kisaran Rp 50.000 per kilogram.

Untuk itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk tidak panik atau melakukan aksi borong.

Karena stok sembako saat ini masih mencukupi.

"Tidak ada yang perlu dikhawatirkan, masyarakat tidak perlu resah atau melakukan panic buying. Karena pasokan tetap terjaga," katanya.

Guna memastikan kestabilan pasokan lanjutnya, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Bulog untuk menambah stok minyakita di pasaran.

"Kami melihat perlunya tambahan pasokan Minyakita agar distribusi tetap lancar. Sementara untuk beras, stoknya masih dalam kondisi aman," kata Dadang Deddy Iskandar.

Ikuti berita seputar Sumenep

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved