Rabu, 3 Juni 2026

Berita Terkini Surabaya

Sejoli Ditemukan Tewas di Dalam Mobil, Mesin dan AC Menyala

Sepasang pria dan wanita berusia dewasa ditemukan tewas dalam mobil warna hitam yang berhenti dengan kondisi mesin, pendingin AC dan lampu sein nyala

Tayang:
Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Taufiq Rochman
Istimewa
OLAH TKP - Anggota Tim Inafis Polrestabes Surabaya dan Polsek Gubeng melakukan olah TKP serta visum luar terhadap jenazah kedua korban HAB (26) dan QV (23) di dalam mobil. Keduanya ditemukan meninggal dunia di dalam mobil warna hitam yang berhenti dengan kondisi mesin, pendingin AC dan lampu sein menyala di tengah Jalan Ngagel Jaya Utara, Gubeng, Surabaya, sekitar pukul 08.40 WIB, pada Selasa (1/4/2025). 

Kondisi mesin mobil Toyota Innova berwana hitam yang dikendarai korban masih dalam keadaan menyala. 

Termasuk, alat pendingin udara atau AC dalam ruang kabin mobil.

Bahkan, kodisi lampu sein mobil juga terpantau masih dalam keadaan menyala berkedip pada sisi kiri.

Menurut Eko, mobil tersebut diduga memberikan petanda hendak bermanuver berbelok ke sisi kiri menuju ruas Jalan Raya Manyar, Surabaya

"Mobil menyala, AC menyala, lampu sein kondisi menyala. Jadi dia berhenti minggu, (menyala) lampu sein," ungkapnya. 

Menurut Eko, mobil yang ditumpangi korban itu, sudah berhenti di lokasi jalan tersebut, sejak Minggu (30/3/2025) kemarin. 

Hal tersebut disampaikan oleh seorang saksi asisten rumah tangga (ART) di sebuah rumah yang dekat dengan lokasi berhentinya mobil tersebut. 

Sehari yang lalu saksi ART mengira bahwa mobil yang berhenti dengan kondisi lampu sein menyala itu, tak ubahnya pengendara biasa yang melintasi jalanan depan permukiman tersebut. 

Ternyata, lanjut Eko, perkiraan saksi ART itu meleset, karena mobil tersebut tetap saja terpantau tak bergerak hingga Selasa (1/4/2025) pagi. 

Merasa ada yang tak beres dengan kondisi mobil 'misterius' tersebut, pihak saksi ART melaporkan temuan itu ke beberapa tetangga, pengurus RT, dan satpam perumahan setempat. 

Saat diperiksa kondisi mobil tersebut, ternyata di dalamnya terdapat dua orang; pria dan wanita dewasa, yang terkulai lemas di masing-masing tempat duduknya. 

"Biasa ada pembantu di sana, pagi menyapu. Terus melihat mobil tersebut mulai kemarin kok belum bergerak. Diketok-ketok kok orangnya enggak ada jawaban. Langsung mengajak tetangganya, lalu menelepon 110," ungkapnya. 

Mengenai penyebab tewasnya kedua korban, Eko tak menampik bahwa keduanya diduga keracunan gas berbahaya di dalam ruangan kabin mobil yang ditumpangi mereka. 

Namun, pihaknya masih memastikan hal tersebut dengan menunggu proses autopsi terhadap kedua jenazah korban di kamar mayat RSUD dr Soetomo Surabaya

Dan hasil terbaru proses penyelidikan serta olah TKP yang dilakukan Anggota Unit Reskrim Polsek Gubeng. Namun, yang jelas, lanjut Eko, kedua korban diduga kuat telah meninggal dunia sejak Minggu (30/3/2025). 

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved