Minggu, 17 Mei 2026

Berita Terkini Sidoarjo

3 Kades di Sidoarjo Kena OTT, Polisi Sita Rp1,09 Miliar

Dua orang kepala desa (Kades) aktif dan satu mantan kades terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar Petugas Satreskrim Polresta Sidoarjo.

Tayang:
Penulis: M Taufik | Editor: Taufiq Rochman
Tribun Jatim Network/M Taufik
OTT KADES - Dua Kades dan satu mantan Kades saat digelandang di Polresta Sidoarjo, Senin (23/6/2025). Mereka terjaring OTT dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait rekrutmen perangkat desa di Kecamatan Tulangan, Sidoarjo. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, M Taufik

TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO - Dua orang kepala desa (Kades) aktif dan satu mantan kades terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang digelar Petugas Satreskrim Polresta Sidoarjo.

Mereka adalah MAS (40) Kades Sudimoro, Kecamatan Tulangan, Sidoarjo; S (54) Kades Medalem, Kecamatan Tulangan; dan SY (55) mantan Kades Banjarsari, Kecamatan Buduran, Sidoarjo.

Mereka ditangkap dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi, terkait rekrutmen perangkat desa di Kecamatan Tulangan.

Tak tanggung-tanggung, polisi menyita barang bukti sekira Rp 1,09 miliar dalam operasi tangkap tangan ini. 

“Tiga tersangka ini sudah ditahan di Polresta Sidoarjo."

"Dan petugas masih terus berusaha melakukan pengembangan atas perkara ini,” kata Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Christian Tobing, Senin (23/6/2025).

Para tersangka itu diduga terlibat dalam pengaturan kelulusan ujian seleksi perangkat desa dengan meminta dan menerima uang dari para peserta.

MAS dan S berperan sebagai pengumpul dana dari peserta, lalu menyerahkannya kepada SY, yang menjanjikan kelulusan. 

Setiap peserta dimintai dana sekira Rp 120 juta sampai Rp 170 juta per peserta.

Sementara tersangka SY menarif Rp 100 juta per peserta untuk bisa masuk.

Ketiganya sepakat akan bagi hasil dari praktik haram tersebut. 

Operasi tangkap tangan itu dilakukan sudah cukup lama, pada 27 Mei 2025 lalu.

Tepatnya di sebuah rumah makan yang ada di kawasan Gedangan, Sidoarjo

“Baru kita sampaikan ke media sekarang karena penyidik masih terus berusaha melakukan pengembangan,” jawab Kapolres Christian Tobing. 

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved