Sabtu, 23 Mei 2026

Berita Terkini Pamekasan

Lumba-lumba Mati Terdampar di Pesisir Pamekasan Hebohkan Warga: Sudah Sering

Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura mendadak ramai dengan penemuan lumba-lumba yang terdampar.

Tayang:
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Taufiq Rochman
Istimewa
LUMBA-LUMBA TERDAMPAR - Personel Satpolairud Polres Pamekasan bersama warga setempat saat mengubur lumba-lumba yang terdampar di Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Desa Branta Pesisir, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Madura mendadak ramai.

Ini setelah warga Pamekasan heboh mendengar kabar adanya lumba-lumba ditemukan terdampar di Pesisir Desa Branta Pesisir, Kecamatan  Tlanakan, Pamekasan.

Lumba-lumba berwarna hitam sepanjang satu meter itu ditemukan oleh nelayan sekitar pukul 10.00 WIB.

Diperkirakan, lumba-lumba yang tergolong ikan langka tersebut berbobot kurang lebih 20 kilogram.

Mendengar adanya kehebohan dan keramaian warga setempat yang melihat lumba-lumba tersebut, anggota Kepolisian Perairan dan Udara (Polairud) Polres Pamekasan gerak cepat untuk melakukan evakuasi.

Baca juga: Perahu Nelayan Asal Lombok Pecah Dihantam Ombak di Tulungagung, 1 Meninggal, 4 Terdampar

Kasatpolairud Polres Pamekasan, Ipda Isrok Wahyudi membenarkan kejadian tersebut. 

Kata dia, lumba-lumba tersebut terdampar ditemukan pertama oleh warga setempat sekitar pukul 10.00 WIB.

Saat mendengar banyaknya keramaian warga ini, dia dan anggotanya langsung ke lokasi, karena saat itu juga bertepatan sedang melakukan patroli.

"Lumba-lumba berwana hitam polos ini kemungkinan terpisah dari rombongan dan terdampar di laut dangkal," kata Ipda Isrok, Kamis (17/7/2025).

Menurut Ipda Isrok, lumba-lumba ini ditemukan dalam kondisi mati.

Kemungkinan, lumba-lumba ini terdampar di pantai Desa Branta Pesisir karena kondisinya juga lemah.

Ikan sejenis ini, kata dia biasanya berkelompok. 

Namun, dimungkinkan pula lumba-lumba itu terpisah dari gerombolannya dan akhirnya terdampar.

"Ikan sejenis ini biasanya berada di laut dalam dan bisa juga menyesuaikan karena merupakan salah satu ikan yang bisa hidup di iklim tropis," jelasnya.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved