Berita Terkini Pamekasan
'Tak Pernah Menyangka' 12 Warga Pamekasan Terharu Dapat Umrah Gratis
Sebanyak 12 warga Pamekasan, Madura terharu mendapatkan hadiah umrah gratis dari BTPN Syariah.
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Taufiq Rochman
"Kami yang biasanya duduk bersama di kumpulan, Insya Allah bisa duduk-duduk bersama juga di depan Ka’bah, beribadah bersama di Tanah Suci," ungkap Maimunah, Ketua Sentra Kopao atau salah satu nasabah BTPN Syariah yang merupakan warga Kecamatan Larangan penerima hadiah umrah gratis.
Antusiasme pun datang dari jajaran pemerintah daerah.
Dalam sambutannya, Asisten Administrasi Umum Setda Pemkab Pamekasan, Akhmad Zaini menyampaikan kebanggaannya terhadap warga yang mendapatkan hadiah umrah gratis.
Ia berharap semangat di sentra ini bisa menular ke wilayah lain.
“Terima kasih kepada BTPN Syariah yang telah memberdayakan, mendampingi, dan melayani masyarakat kami di sini. Dengan pendampingan intensif, akses pembiayaan, serta literasi keuangan yang konsisten, warga kami tumbuh menjadi pribadi yang unggul dengan prinsip BDKS. Dengan sikap ini, satu per satu impian mereka mulai terwujud, termasuk impian besar untuk berangkat ke Tanah Suci,” jelasnya.
Senada, Camat Larangan di Kabupaten Pamekasan, Mohamad Hari juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap warganya yang berangkat umrah.
“Saya merasa sangat bahagia melihat warga saya bisa menggapai impiannya untuk berangkat umrah secara gratis. Ini bukan hanya kebanggaan bagi pribadi yang berangkat, tetapi juga bagi kami semua di desa ini."
"Saya berharap semakin banyak warga yang mendapatkan pendampingan dan pelayanan dari BTPN Syariah, sehingga ibu-ibu makin berdaya, mampu membantu perekonomian keluarga, bahkan turut menggerakkan ekonomi daerah," ujar Mohamad.
Dalam kesempatan yang sama, Pimpinan Wilayah Jawa Timur dan Lombok BTPN Syariah, Saenah Farida mengatakan, manajemen BTPN Syariah melakukan seleksi ketat dalam pemberian hadiah umrah gratis ini.
Ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi nasabah, yakni menjadi nasabah BTPN Syariah minimal tiga tahun, selalu membayar angsuran tepat waktu, menginspirasi lingkungan sekitar, dan usahanya tumbuh dari waktu ke waktu.
“Kami ingin memastikan bahwa hadiah umrah ini benar-benar diberikan kepada nasabah yang tidak hanya tumbuh bersama BTPN Syariah, tetapi juga membawa dampak positif bagi sekitarnya."
"Ini bentuk apresiasi kami atas kedisiplinan, ketekunan, dan semangat nasabah dalam mewujudkan impiannya,” ujar Saenah.
Dari sisi bisnis di Madura sendiri, Saenah mengatakan masih ada beberapa area yang belum dilayani.
Dengan demikian, peluang bisnis di Madura masih besar dalam jangka panjang.
“Saya rasa potensi bisnis di sini masih besar. Masih ada beberapa area yang belum dilayani."
| Kecelakaan Maut Tewaskan Lansia di Pamekasan Diduga Akibat Aksi Jambret |
|
|---|
| Efek Valen DA 7: PKL dan Jukir di Pamekasan Panen Cuan, Kantongi Rp5 Juta di Satu Halaman Rumah |
|
|---|
| Sepanjang 2025 Pelanggaran Lalu Lintas di Pamekasan Naik Tapi Kecelakaan Turun |
|
|---|
| Kriminalitas di Pamekasan Naik, 659 Kasus Tercatat Sepanjang 2025 |
|
|---|
| 80 Kasus Narkotika Terungkap di Pamekasan, 3 Tersangka Masih di Bawah Umur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/12-warga-Kabupaten-Pamekasan-Madura-foto-bersama-usai-diberikan-plakat-umrah-gratis.jpg)