Selasa, 28 April 2026

Unjuk Rasa di PT Garam Sumenep

Massa Yayasan Tanah Leluhur Sumenep Ancam Duduki Kantor PT Garam

Yayasan Tanah Leluhur (YTL) Sumenep menilai PT Garam (persero) Kalianget Sumenep, Madura tidak tegas dalam menyelesaikan konflik tanah pegaraman

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Taufiq Rochman
TribunMadura.com/Ali Hafidz Syahbana
DEMO PT GARAM - Massa dari Yayasan Tanah Leluhur (YTL) saat geruduk kantor PT Garam (persero) Kalianget pada Senin (21/7/2025). Mereka meminta PT Garam tegas menyikapi konflik lahan garam di dua lokasi, yakni 106 dan 107 di Desa Pinggirpapas Kecamatan Kalianget. 

"Jangan-jangan PT Garam ini sengaja membiarkan terjadi gesekan antara kami dengan mereka (penggaram di luar YTL)," kata Ashari.

Humas PT Garam (Persero) Kalianget Sumenep, Miftahul Arifin saat menemui massa aksi tidak diterima oleh peserta demo karena bukan Direktur Utama PT Garam (persero) yang menemui langsung.

Miftahul Arifin menyampaikan permohonan maaf, bahwa pimpinannya tidak bisa menemui langsung massa aksi karena sedang ada tugas di luar kota Sumenep.

"Karena sedang ada tugas ke Jakarta, minimal dua hari," terang Miftahul Arifin di depan massa dari YTL.

Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved