Rabu, 13 Mei 2026

Berita Terkini Sumenep

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Nota Penjelasan LKPJ Bupati 2023

DPRD Sumenep menggelar rapat paripurna tentang nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggung jawaban (LKPJ) Bupati tahun 2023.

Tayang:
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Taufiq Rochman
Istimewa
Ketua DPRD Sumenep H. Abdul Hamid Ali Munir dan Wakil Bupati Sumenep Hj. Dewi Khalifah saat paripurna LKPJ Bupati Sumenep 2023 pada Kamis (14/3/2024). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - DPRD Sumenep menggelar rapat paripurna tentang nota pengantar Laporan Keterangan Pertanggung jawaban (LKPJ) Bupati tahun 2023.

Paripurna LKPJ Bupati Sumenep 2023 itu berlangsung di lantai dua ruang Paripurna DPRD setempat pada Kamis (14/3/2024).

Wakil Bupati Sumenep, Hj. Dewi Khalifah membacakan Nota pengantar laporan pertanggung jawaban Bupati Sumenep kepada DPRD Sumenep tahun anggaran 2023 lalu.

Penyampaian LKPJ ini katanya, merupakan kewajiban konstitusional berdasarkan ketentuan peraturan Mendagri RI nomer 18 tahun 2020 tentang peraturan pelaksanaan PP Nomer 13 tahun 2019, tentang laporan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintah daerah.

Dewi Khalifa menjelaskan bahwa, struktur APBD Kabupaten Sumenep tahun 2023 berupa pendapatan daerah tahun 2023 sebesar Rp 2.585.188.972.667,12, yang meliputi dari PAD sebesar 298.570.634.143,12.

Dari realisasi pendapatan trangfer tahun 2023 sebesar Rp 2.272.552.604.425 dan realisasi lain lain sebesar Rp Rp 14.065.734.099.

"Ada kenaikan dari target yang telah di tetapkan," kata Dewi Khalifah.

Sedangkan untuk belanja daerah di Kabupaten Sumenep pada tahun 2023 lalu sebesar Rp 2.892.381,009.858,00 dengan realisasi Rp 2.597.264.241.457.00.

Rinciannya, realisasi belanja operasi sebesar Rp 1.781.509.676.442. realisasi belanja Rp 237.156.786.533,.

Belanja tidak terduga sebesar Rp 1.417.263.048 dan realisasi belanja transfer Rp Rp 577.189.515.434.

Sedangkan realisasi pembiayaan daerah pada tahun 2023 sebesar Rp 423.617.282.585,41.

"Misi yang dilakukan oleh Pemkab Sumenep adalah membangun kualitas sumber daya manusia (SDM) yang berdaya saing bidang pendidikan, kesehatan, dan ketenaga kerjaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi berbasis kawasan dari hulu ke hilir," paparnya.

Dalam meningkatkan pembangunan, dengan berbasisi gotong royong dan Berkearifan lokal, serta memperkuat pembangunan infrastruktur berbasis lingkungan hidup yang berimbang antara daratan dan kepulauan.

Dalam perjalanan kepemimpinan Bupati Achmad Fauzi Wingsojudo dan Hj. Dewi Khalifah dengan taglen 'Bismillah Melayani' Pemkab Sumenep mendapatkan apresiasi dengan bukti diterimanya beberapa penghargaan.

"Pemkab Sumenep mendapat penghargaan UHC dari kemendagri dan 13 penghargaan yang lain. Dan wajib nagi kita untuk mensyukuri atas kerja sama dari semua pihak," terangnya.

Ikuti berita seputar Sumenep

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved