Selasa, 2 Juni 2026

Berita Sampang

Kenali Gejalanya sejak Dini, RSUD Sampang Beber Cara Cegah Gagal Ginjal

Amin Jakfar Sadik menjelaskan, gagal ginjal umumnya berkembang secara perlahan dan sering tidak disadari penderitanya.

Tayang:
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
RSUD - RSUD dr Muhammad Zyn di Jalan Rajawali Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Rabu (1/4/2020). Humas RSUD dr Mohammad Zyn Sampang, Amin Jakfar Sadik menjelaskan, gagal ginjal umumnya berkembang secara perlahan dan sering tidak disadari penderitanya. 

Ringkasan Berita:
  • Gagal ginjal sering terlambat terdeteksi dan baru ketahuan saat sudah perlu cuci darah.
  • Hipertensi, diabetes, dan gaya hidup tidak sehat jadi faktor utama kerusakan ginjal.
  • Deteksi dini, pemeriksaan rutin, dan pola hidup sehat penting menjaga fungsi ginjal.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Kesadaran masyarakat terhadap kesehatan ginjal dinilai masih rendah, terutama dalam mengenali gejala awal gagal ginjal yang kerap muncul tanpa tanda mencolok.

Banyak pasien baru mengetahui kondisi ginjalnya sudah mengalami kerusakan serius saat harus menjalani hemodialisis atau cuci darah di rumah sakit. 

Padahal, penanganan sejak dini dapat mencegah kondisi tersebut berkembang menjadi lebih berat.

Humas RSUD dr Mohammad Zyn Sampang, Amin Jakfar Sadik menjelaskan, gagal ginjal umumnya berkembang secara perlahan dan sering tidak disadari penderitanya.

"Gejala awal sering dianggap sepele, sehingga pasien datang dalam kondisi sudah membutuhkan terapi cuci darah," ujarnya, Rabu (2/4/2026).

Dia menyebut, beberapa faktor risiko utama yang perlu diwaspadai antara lain hipertensi dan diabetes.

Kedua penyakit ini dapat merusak pembuluh darah kecil di ginjal secara bertahap jika tidak dikontrol dengan baik.

Baca juga: Keunggulan JKN BPJS Kesehatan Dibanding Asuransi Swasta, Pasien Gagal Ginjal Ditanggung Seumur Hidup

Selain itu, pola hidup tidak sehat juga berperan besar, seperti konsumsi makanan tinggi garam dan gula, kurang minum air putih, serta kebiasaan merokok.

Karena itu, masyarakat diimbau untuk lebih rutin melakukan pemeriksaan kesehatan, terutama tekanan darah dan kadar gula darah.

"Pemeriksaan berkala penting dijalankan sebagai langkah deteksi dini agar fungsi ginjal tetap terjaga," tutur Amin.

Gaya Hidup

Di sisi lain, perubahan gaya hidup juga menjadi kunci utama pencegahan.

Mengatur pola makan seimbang, memperbanyak konsumsi air putih, serta rutin berolahraga dapat membantu menjaga kesehatan ginjal dalam jangka panjang.

Baca juga: Awalnya Suami Butuh Donor Ginjal, Istri Malah Keterusan Selingkuh dengan Brondong, 2 Kali Ketahuan

Adapun beberapa tanda awal gangguan ginjal yang perlu diwaspadai di antaranya mudah lelah, pembengkakan pada kaki atau wajah, mual, penurunan nafsu makan, hingga perubahan frekuensi buang air kecil.

Amin juga mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan mengonsumsi obat tanpa anjuran dokter, karena dapat memperberat kerja ginjal.

"Jika memiliki faktor risiko atau merasakan gejala, sebaiknya segera konsultasi ke dokter agar bisa ditangani lebih awal," pungkasnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved