Rabu, 27 Mei 2026

Iduladha 2026

Cara Tepat Simpan Daging Kurban agar Tetap Segar dan Tidak Cepat Basi

Menyimpan daging kurban tidak boleh sembarangan. Simak tips agar daging tetap segar, tahan lama, dan tidak mudah bau prengus.

Tayang:
Penulis: Mauidhotun Nisa | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/Tribun Jatim Network/DKPP Kabupaten Kediri
DAGING KURBAN - Tim DKPP Kabupaten Kediri saat melakukan pemotongan hewan kurban untuk kemudian diperiksa dagingnya di RPH Pare Kediri, Sabtu (7/6/2025). DKPP bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Jawa Timur mengerahkan sekitar 70 dokter hewan ke berbagai titik penyembelihan hewan kurban. 

Ringkasan Berita:
  • Daging kurban sebaiknya tidak langsung dicuci sebelum disimpan, karena dapat mempercepat pertumbuhan bakteri dan membuat daging cepat basi.
  • Penyimpanan daging yang tepat dilakukan menggunakan wadah kedap udara di chiller atau freezer agar kualitas dan kesegarannya tetap terjaga.
  • Bau amis dan prengus pada daging kurban bisa dikurangi dengan bahan alami seperti jeruk nipis, garam, rempah-rempah, nanas, hingga timun.

TRIBUNMADURA.COM – Menjelang Hari Raya Iduladha 2026, masyarakat mulai bersiap menyambut momen penyembelihan hewan kurban yang identik dengan pembagian daging kepada warga, Selasa (26/5/2026).

Pada momen tersebut, sebagian orang menerima daging kurban dalam jumlah cukup banyak, sehingga perlu disimpan untuk diolah dalam beberapa hari ke depan.

Namun, penyimpanan daging kurban tidak boleh dilakukan sembarangan.

Jika salah penanganan, daging bisa cepat basi, berubah warna, berbau tidak sedap, hingga memicu pertumbuhan bakteri.

Karena itu, penting mengetahui cara menyimpan daging kurban yang benar agar kualitas, rasa, dan kesegarannya tetap terjaga.

Dikutip dari Tribunnews.com, berikut tips menyimpan daging kurban agar awet dan tidak mudah rusak.

Jangan Langsung Mencuci Daging

Kebiasaan mencuci daging sebelum disimpan ternyata kurang tepat.

Air yang menempel pada permukaan daging dapat mempercepat pertumbuhan bakteri sehingga daging lebih mudah rusak dan berbau.

Sebaiknya, daging disimpan dalam kondisi kering dan baru dicuci ketika akan dimasak.

Cara ini dinilai lebih efektif menjaga kualitas daging selama penyimpanan di kulkas maupun freezer.

Baca juga: Tips Cara Aman dan Sehat Mengonsumsi Daging Kurban, Saat Menyembelih Harus Secara Higienis

Potong Daging Sesuai Kebutuhan

Sebelum dimasukkan ke dalam lemari pendingin, daging sebaiknya dipotong sesuai porsi masak.

Dengan begitu, anda tidak perlu mencairkan seluruh stok daging saat ingin mengolahnya.

Selain lebih praktis, metode ini juga membantu menjaga tekstur dan kualitas daging karena tidak mengalami proses pembekuan berulang.

Potongan kecil juga membuat proses penyimpanan menjadi lebih rapi dan hemat tempat.

Gunakan Wadah Kedap Udara

Daging kurban disarankan disimpan menggunakan wadah tertutup rapat atau plastik khusus makanan.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved