Rabu, 8 April 2026

Ramadan 2026

Tips Menjaga Pola Tidur Sehat Selama Ramadan agar Ibadah Tetap Optimal

Kurang tidur saat Ramadan bisa ganggu metabolisme dan hormon. Pakar ingatkan atur pola istirahat agar ibadah tetap sehat dan optimal.

Penulis: Kevin Dimas Prasetya | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNMADURA.COM/AMINATUS SOFYA
ILUSTRASI TIDUR - Menjaga pola tidur sangat dianjurkan pada bulan suci Ramadan. Karena pola tidur yang buruk, berisiko menimbulkan rasa kantuk berlebih di siang hari, dan sejumlah efek lainnya, Sabtu (28/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Perubahan jam makan dan aktivitas malam selama Ramadan membuat pola tidur bergeser dan berisiko mengganggu kesehatan.
  • Dosen FKM Unair Surabaya, Lailatul Muniroh menyebut kurang tidur dapat menurunkan konsentrasi, daya tahan tubuh, hingga mengacaukan metabolisme dan hormon lapar. 
  • Dosen UII Yogyakarta, Fuad Nashori menambahkan, tidur malam cukup penting bagi detoksifikasi organ, pertumbuhan fisik, serta kesehatan mental dan emosional.

TRIBUNMADURA.COM – Perubahan jadwal makan dan minum selama Ramadan berdampak signifikan pada pola istirahat seseorang, Sabtu (28/2/2026).

Pergeseran waktu tidur biasanya karena aktivitas sahur serta meningkatnya kegiatan malam hari, mulai dari ibadah seperti salat tarawih dan tadarus hingga interaksi sosial.

Pola tidur yang buruk, berisiko menimbulkan rasa kantuk berlebih di siang hari.

Aktivitas sehari-hari, seperti bekerja pun bisa saja terdampak dan kurang optimal.

Apa saja dampak dari pola tidur yang buruk?

Berikut penjelasan Lailatul Muniroh, dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga (Unair) Surabaya terkait pola tidur yang buruk, dikutip dari Kompas.com.

Baca juga: Jangan Sembarangan, Begini Cara Aman Minum Kopi Saat Puasa Ramadan

Bahaya Kurang Tidur bagi Metabolisme

Lailatul menerangkan, pola tidur yang buruk berisiko menimbulkan rasa kantuk berlebih di siang hari.

Dampaknya tidak main-main, mulai dari penurunan konsentrasi, perubahan suasana hati (mood swing), sakit kepala, hingga menurunnya daya tahan tubuh.

Dalam jangka menengah, gangguan tidur bahkan dapat mengacaukan metabolisme.

Hormon stres cenderung meningkat sehingga nafsu makan tidak terkontrol saat berbuka.

Baca juga: Rahasia Tetap Bertenaga Selama Puasa Ramadan, Ahli Gizi RSUD Sampang Beber Pola Makan Ideal

"Berat badan berpotensi naik, serta terganggunya regulasi gula darah dan keseimbangan hormon lapar," tambahnya.

Namun, ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak “balas dendam” dengan tidur berlebihan.

Tidur siang terlalu lama justru memicu pusing saat bangun dan menyebabkan sulit tidur di malam hari.

Mengutip dari laman kompas.id , dosen Jurusan Psikologi Universitas Islam Indonesia Yogyakarta, Fuad Nashori, menerangkan, tidur malam tepat waktu dan minimal delapan jam sangat penting bagi perkembangan fisik, mental emosional, serta kehidupan sosial remaja.

Tips menjaga pola tidur
Perubahan pola tidur buruk saat ramadan dapat menyebabkan hilangnya konsentrasi, dan menganggu metabolisme tubuh. berikut tips menjaga pola tidur saat ramadan. KOMPAS/BAHANA PATRIA GUPTA

Proses evolusi membuat manusia aktif saat hari terang dan beristirahat ketika hari gelap.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved