Ramadan 2026
Boleh Olahraga sebelum Sahur, Dokter RSPI Ingatkan Pentingnya Tidur Cukup
Olahraga sebelum sahur di perbolehkan saat puasa. Dokter Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro Jaya Tangerang Selatan ingatkan pentingnya tidur cukup.
Penulis: Kevin Dimas Prasetya | Editor: Dwi Prastika
Ringkasan Berita:
- Olahraga sebelum sahur saat puasa diperbolehkan, asalkan waktu tidur dan pemulihan tetap terjaga.
- Dokter spesialis kedokteran olahraga dari Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro Jaya, dr Risky Dwi Rahayu, menekankan pentingnya recovery agar manfaat latihan optimal.
- Durasi ideal 30–60 menit dengan intensitas ringan hingga sedang, serta diimbangi asupan karbohidrat, protein, dan cairan yang cukup saat sahur.
TRIBUNMADURA.COM – Olahraga sebelum sahur saat menjalankan ibadah puasa Ramadan diperbolehkan, asalkan tetap memperhatikan waktu tidur dan proses pemulihan tubuh.
Dokter spesialis kedokteran olahraga Rumah Sakit Pondok Indah Bintaro Jaya Tangerang Selatan, Dr Risky Dwi Rahayu, M.Gizi, Sp.K.O, menjelaskan, latihan dini hari bisa menjadi alternatif bagi mereka yang tidak memiliki waktu berolahraga setelah berbuka.
“Secara prinsip boleh saja, tetapi harus dipastikan waktu tidurnya cukup, karena tidur adalah bagian penting dari recovery,” ujar Dr Risky dikutip dari Kompas.com, Rabu (18/2/2026).
Kurang tidur dapat berdampak pada menurunnya konsentrasi, daya tahan tubuh, serta performa fisik selama berpuasa.
Padahal, tidur berperan besar dalam proses perbaikan jaringan otot dan pemulihan energi.
“Tanpa tidur yang cukup, manfaat olahraga tidak akan optimal,” tegasnya.
Baca juga: Jadwal Imsakiyah 25 Februari 2026 di Sampang, Pamekasan, Sumenep, Lengkap dengan Doa Niat Sahur
Cocok untuk Kondisi Tertentu
Latihan sebelum sahur umumnya dilakukan atlet atau individu dengan jadwal latihan padat.
Waktu dini hari memungkinkan latihan dengan intensitas lebih tinggi karena setelahnya tubuh bisa langsung mendapatkan asupan makanan saat sahur untuk mengganti energi yang terpakai.
Namun bagi masyarakat umum yang tetap harus bekerja di pagi hari, pola ini perlu dipertimbangkan secara matang.
Jika setelah latihan masih harus menjalani aktivitas penuh tanpa istirahat tambahan, tubuh berisiko lebih cepat lelah.
Atur Intensitas dan Durasi
Dr Risky menyarankan agar intensitas latihan disesuaikan dengan kondisi tubuh.
Metode talk test dapat digunakan untuk memastikan latihan tidak terlalu berat.
Durasi olahraga sekitar 30 hingga 60 menit dinilai cukup untuk menjaga kebugaran tanpa menguras energi berlebihan.
Latihan yang terlalu panjang justru dapat membuat tubuh kehabisan tenaga sebelum memulai aktivitas harian.
Baca Juga : Rahasia Tetap Bertenaga Selama Puasa Ramadan, Ahli Gizi RSUD Sampang Beber Pola Makan Ideal
Perhatikan Asupan Setelah Latihan
olahraga
sahur
Dokter RSPI
Ramadan 1447 H
Ramadan 2026
TribunMadura.com
Madura
Tribun Madura
Berita Tribun Madura
berita Tribun Madura hari ini
Ramadan 1447H
| Kisah 99 Relawan Genzi Layani Jemaah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya |
|
|---|
| Memasuki 10 Hari Terakhir Ramadan, Ini Doa dan Amalan yang Dianjurkan |
|
|---|
| Doa dan Amalan 10 Hari Terakhir Ramadan: Momen Memohon Ampunan dan Meraih Lailatul Qadar |
|
|---|
| Sering Ditunda, Ini Waktu yang Dianjurkan untuk Mengganti Puasa Ramadan |
|
|---|
| Lailatul Qadar, Malam Penuh Kemuliaan di 10 Hari Terakhir Ramadan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/suasana-pelaksanaan-test-kemampuan-atlet-menuju-porprov-jatim-vii-2022-di-gor-olahraga.jpg)