Sabtu, 23 Mei 2026

Berita Terkini Pamekasan

Warga Pamekasan Terluka Parah Dianiaya, Ada Bekas Sabetan di Bahu

Reskrim Polres Pamekasan menangkap seorang terduga pelaku penganiayaan yang terjadi di Desa Seddur, Kecamatan Pakong, Pamekasan, Madura, Rabu (27/8)

Tayang:
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Taufiq Rochman
Istimewa
WAWANCARA - Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Jupriadi saat diwawancarai di ruang kerjanya, Kamis (21/8/2025). 

Poin Penting:

  • Seorang warga Desa Seddur, Kecamatan Pakong, Pamekasan, berinisial A, ditangkap polisi karena diduga menganiaya M, warga setempat.
  • Korban mengalami luka sabetan di bahu kanan dan sedang dirawat intensif di RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan.
  • Terduga pelaku telah diamankan dan masih dalam pemeriksaan, sementara motif penganiayaan belum diketahui dan masih dalam penyelidikan.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Tim Opsnal Reskrim Polres Pamekasan menangkap seorang terduga pelaku penganiayaan yang terjadi di Desa Seddur, Kecamatan Pakong, Pamekasan, Madura, Rabu (27/8/2025). 

Berdasarkan informasi beredar, pelaku terduga penganiayaan itu berinisial A. 

A diduga menganiaya M, korban. 

Keduanya merupakan warga setempat. 

Berdasarkan foto korban yang beredar di sejumlah grup WhatsApp warganet Pamekasan, tampak korban berbaring di atas ranjang rumah sakit dengan infus di hidungnya. 

Di bagian bahu kanan korban juga terdapat luka seperti sabetan yang sudah dijahit. 

Kasi Humas Polres Pamekasan, AKP Jupriyadi membenarkan adanya penganiayaan ini. 

Kata dia, kondisi korban saat ini masih mendapat perawatan intensif di RSUD Slamet Martodirdjo Pamekasan

Sementara pelaku sudah diamankan oleh Tim Opsnal Reskrim Polres Pamekasan

“Sudah diamankan di kantor Reskrim dalam pemeriksaan,” kata AKP Jupriadi.

Sementara ini, AKP Jupri belum bisa membeberkan kronologi dan motif terjadinya penganiayaan ini.

Alasannya karena terduga pelaku masih dalam proses pemeriksaan penyidik. 

Sampai siang ini, penyidik masih mendalami kasus ini guna mengungkap penyebab pasti terjadinya penganiayaan tersebut.

“Motif masih dalam penyelidikan,” tutupnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved