Rabu, 6 Mei 2026

Berita Terkini Bangkalan

Ironi Pendidikan di Bangkalan: Gedung SDN Roboh saat Program Sekolah Rakyat Dikebut

Di tengah upaya pemerintah mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat (SR), kondisi pilu malah tersaji di SDN 2 Tlagah Bangkalan

Tayang:
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Taufiq Rochman
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
DITINGGALKAN SISWA - Potret pilu kondisi SDN 2 Tlaga, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan di tengah upaya pemerintah menggalakkan program Sekolah Rakyat. Ruang guru yang gedungnya sudah lapuk karena dimakan usia, kini ambruk selepas waktu Subuh, Selasa (13/1/2026), menyusul rontoknya plafon ruang kelas 6 

Ringkasan Berita:
  • Bangunan ruang guru sekaligus kantor SDN 2 Tlagah, Kecamatan Galis, Bangkalan, ambruk setelah Subuh. 
  • Kondisi bangunan sekolah yang lapuk memicu kekhawatiran wali murid hingga sebagian siswa memilih pindah sekolah.
  • Sengketa lahan baru tuntas pada pertengahan 2025 setelah dimenangkan Pemkab Bangkalan di Mahkamah Agung. Dinas Pendidikan mengaku ingin segera merehabilitasi sekolah, namun hingga kini perbaikan belum terealisasi.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Di tengah upaya pemerintah mempercepat pembangunan Sekolah Rakyat (SR) sebagai upaya meningkatkan pemerataan pendidikan, kondisi pilu malah tersaji di SDN 2 Tlagah, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan.

Ruang guru yang gedungnya sudah lapuk karena dimakan usia, kini ambruk selepas waktu Subuh, Selasa (13/1/2026).

Robohnya bangunan ruang guru sekaligus kantor sekolah itu melengkapi derita sekolah karena sehari sebelumnya, plafon ruang kelas 6 rontok.

Sebanyak 110 siswa dari total 248 siswa diungsikan di rumah kepala sekolah, Fatmawati agar keberlangsungan kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.

“Kami khawatir terjadi roboh susulan, siswa kelas 4, 5, dan 6 diungsikan ke rumah. Sementara siswa kelas 1, 2, dan 3 tetap memanfaatkan tiga ruang kelas yang ada karena masih bisa ditempati,” ungkap Fatmawati.

Baca juga: Puntung Rokok Pembawa Petaka, Gudang Sekolah Dasar di Jombang Ludes Terbakar

Ia menjelaskan, kondisi pilu bangunan-bangunan ruang kelas di SDN Tlagah 2 tidak hanya memantik kritikan dari para wali siswa namun juga berdampak semakin menurunnya jumlah siswa karena memutuskan pindah sekolah.

“Gedung sudah tua, apalagi sekarang musim hujan. Bahkan ada (wali siswa) yang bilang kalau tahun tidak dapat bantuan dan tetap seperti ini, anaknya mau dipindahkan."

"Tahun kemarin banyak yang pindah ke SDN Tlaga 3 karena gedung lebih bagus,” jelas Fatmawati.   

Status kepemilikan lahan SDN Tlagah 2 sejatinya sudah menjadi hak milik Pemkab Bangkalan sejak pertengahan tahun 2025 setelah melalui proses sengketa yang panjang hingga ke tingkat kasasi di Mahkamah Agung.

Fatmawati berharap, pemerintah melalui dinas pendidikan bisa turun tangan karena anak-anak didik merindukan kegiatan belajar yang nyaman dengan kondisi gedung sekolah yang layak.

Sebagaimana fasilitas yang didapatkan para siswa di sekolah lain.

“Ruang kelas yang rusak ada empat ruang dan satu ruang kantor, kondisinya sudah lama seperti ini. Tekad ingin memperbaiki ada, tetapi tidak ada tukang yang mau karena tidak berani, kalau naik takutnya gedung roboh,” pungkasnya.

Lahan Sekolah Sempat Sengketa

Sengketa lahan antara pemilik lahan dan Pemkab Bangkalan memang mewarnai perjalanan SDN Tlagah 2, Kecamatan Galis, Kabupaten Bangkalan dalam beberapa tahun terakhir.

Penyelesaian pun bahkan harus diputuskan melalui keputusan Mahkamah Agung.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved