Kamis, 14 Mei 2026

Potensi Sampah Jadi PAD di Sampang Masih Terkendala Alat dan Anggaran

Upaya tersebut tersendat lantaran keterbatasan anggaran, khususnya untuk pengadaan alat pengolahan sampah

Tayang:
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Syamsul Arifin
Istimewa/Fadil
TERSENDAT ALAT : Sampah berserakan di pinggir jalan Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura. Harapan DLH Perkim Sampang menjadikan sampah sebagai sumber ekonomi baru sekaligus penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih sebatas wacana, Minggu (1/2/2026). 
Ringkasan Berita:
  • DLH Perkim Sampang ingin menjadikan sampah sebagai sumber PAD.
  • DPRD mendorong langkah inovatif agar sampah dipandang sebagai peluang, bukan beban.
  • Keterbatasan anggaran dan peralatan jadi kendala utama realisasi program.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Harapan Dinas Lingkungan Hidup dan Permukiman (DLH Perkim) Kabupaten Sampang, Madura menjadikan sampah sebagai sumber ekonomi baru sekaligus penyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih sebatas wacana, Minggu (1/2/2026).

Upaya tersebut tersendat lantaran keterbatasan anggaran, khususnya untuk pengadaan alat pengolahan sampah.

Padahal, potensi pengelolaan sampah di Sampang dinilai cukup besar. 

Dorongan DPRD

Komisi I DPRD Kabupaten Sampang bahkan sempat melakukan kunjungan studi ke Desa Randupitu, Kabupaten Pasuruan, yang dikenal berhasil mengelola sampah menjadi produk bernilai ekonomis.

Ketua Komisi I DPRD Sampang, Muhammad Salim, mengatakan bahwa pihaknya telah mendorong DLH Perkim agar berani mengambil langkah-langkah mendasar dan inovatif dalam menangani persoalan sampah.

Baca juga: DPRD Sampang Tekankan Kreativitas Desa untuk Percepatan Pembangunan

Sebab, sampah seharusnya tidak lagi dipandang sebagai beban, melainkan peluang. 

"Dengan pemanfaatan teknologi yang tepat, sampah sebenarnya bisa diolah menjadi sumber pendapatan dan ikut menyumbang PAD," ujarnya.

Pihaknya berharap DLH Perkim mampu merumuskan program kreatif yang dapat menjadi solusi jangka panjang persoalan persampahan di Kabupaten Sampang.

Namun, jika masih terdapat kendala teknis, Salim menyarankan agar hal itu dikonfirmasi langsung kepada dinas terkait.

Kendala Anggaran

Sementara, Kepala Bidang Kebersihan dan Persampahan DLH Perkim Sampang, Aulia Arif, membenarkan bahwa pihaknya memiliki keinginan untuk melakukan terobosan dalam pengelolaan sampah. Sayangnya, rencana tersebut belum dapat direalisasikan.

Baca juga: BKPSDM Sampang Pastikan Transisi PPPK Paruh Waktu Tanpa Gangguan

"Kami sebenarnya ingin berinovasi, tapi kendalanya kami tidak memiliki peralatan pendukung. Semua kembali ke keterbatasan anggaran," singkatnya.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved