Berita Sumenep
Dukung Program Hemat BBM Pemkab Sumenep, BPRS Bhakti Sumekar Gaungkan Gerakan Bike to Work
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menetapkan setiap Hari Jumat sebagai Hari Penggunaan Transportasi non-BBM, terhitung mulai 3 April 2026.
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Dwi Prastika
Ringkasan Berita:
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - PT BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) Sumenep, Madura, mengajak pegawai hingga masyarakat luas untuk mulai beralih ke transportasi ramah lingkungan melalui kampanye Bike to Work atau berangkat kerja dengan sepeda.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Sumenep Nomor 17 Tahun 2026 tentang penghematan Bahan Bakar Minyak (BBM) di lingkungan pemerintah daerah.
Dalam aturan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menetapkan setiap Hari Jumat sebagai Hari Penggunaan Transportasi non-BBM, terhitung mulai 3 April 2026.
Masyarakat dan Aparatur Sipil Negara (ASN) diimbau menggunakan moda transportasi tanpa BBM, seperti berjalan kaki maupun bersepeda.
Direktur Utama PT BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar menegaskan, pihaknya menyambut baik kebijakan tersebut dan langsung mengimplementasikannya di lingkungan kerja.
"Kami mendukung penuh kebijakan pemerintah daerah terkait penghematan BBM. Salah satunya dengan mengajak seluruh pegawai untuk bersepeda ke kantor setiap Hari Jumat," kata Hairil Fajar, Kamis (2/4/2026).
Menurutnya, gerakan Bike to Work tidak hanya berdampak pada pengurangan konsumsi bahan bakar, tetapi juga memberikan manfaat bagi kesehatan.
Baca juga: WFH Satu Hari dalam Seminggu, Khofifah Targetkan Mampu Hemat BBM hingga 108 Ribu Liter Tiap Bulan
"Bersepeda ini sederhana, tapi manfaatnya besar. Selain hemat energi, juga menjaga kebugaran tubuh pegawai," tambahnya.
Diharapkan Jadi Contoh Instansi Lain
Dengan demikian, pihaknya berharap bahwa langkah yang dilakukan BPRS Bhakti Sumekar ini bisa menjadi contoh bagi instansi lain di Kabupaten Sumenep agar turut serta mendukung program penghematan energi.
"Kami ingin gerakan ini tidak berhenti di internal perusahaan saja, tetapi juga diikuti oleh masyarakat luas," katanya.
Sebagai bank perekonomian rakyat syariah milik daerah, tambahnya, BPRS Bhakti Sumekar berkomitmen menghadirkan program yang tidak hanya berdampak pada sektor ekonomi, tetapi juga mendukung pembangunan berkelanjutan.
Untuk diketahui, BPRS Bhakti Sumekar beroperasi di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta menjadi peserta penjaminan simpanan dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).
BPRS Bhakti Sumekar
Sumenep
Madura
Hairil Fajar
hemat bbm
TribunMadura.com
berita Sumenep terkini
Tribun Madura
berita Madura terkini
| Bupati Fauzi Larang Cagar Budaya Sumenep Dirobohkan, Pemkab Siapkan Rp 400 Juta untuk Perawatan |
|
|---|
| Kronologi Terungkapnya Aksi Nakal Kakek di Sumenep Rudapaksa Cucu Tiri, Pelaku Kabur ke Jawa Barat |
|
|---|
| Sempat Kabur ke Cirebon, Kakek di Sumenep yang Tega Rudapaksa Cucu Tiri Diciduk Polisi |
|
|---|
| Sengketa Masjid Nur Muhammad Sumenep, Pengadilan Agama Kabulkan Gugatan Ahli Waris |
|
|---|
| Pemkab Sumenep Tegaskan Pelestarian Cagar Budaya Tak Bisa Sendiri, Butuh Peran Masyarakat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Direktur-Utama-PT-BPRS-Bhakti-Sumekar-Sumenep-Madura-Hairil-Fajar-april-2026.jpg)