Rabu, 22 April 2026

Berita Bangkalan

Tinggalkan Perahu Berisi Ikan, Nelayan Bangkalan Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai

Informasi yang dihimpun BPBD Bangkalan dari pihak keluarga korban, JF dalam kesehariannya pulang dari mencari ikan pada pukul 13.00 WIB.

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunMadura.com
TERAS - Jasad JF (65), warga Kampung Pocogan, Desa Lajing, Kecamatan Arosbaya, Bangkalan, Madura, ditempatkan di teras rumahnya setelah dievakuasi dari sungai desa setempat, Senin (14/4/2026) malam. JF sebelumnya dilaporkan tenggelam di sungai saat mencari ikan. 
Ringkasan Berita:
  • Kakek pencari ikan di Arosbaya Bangkalan ditemukan meninggal dekat perahu usai dilaporkan hilang.
  • Tim SAR gabungan bersama warga berhasil temukan korban setelah pencarian intensif.
  • Korban diduga tenggelam saat air pasang, penyebab pasti masih belum dapat dipastikan.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Suasana haru menyelimuti keluarga dan warga di Kampung Pocogan, Desa Lajing, Kecamatan Arosbaya, Bangkalan, Madura, ketika sejumlah pria mengantar jasad kakek berinisial JF (65), nelayan desa setempat, Senin (14/4/2026) malam.

Tubuh JF ditemukan terbujur kaku, sekitar 20 meter dari perahunya yang masih berisikan ikan hasil tangkapan di sungai desa setempat. 

Penemuan jasad JF itu menghentikan upaya pencarian warga bersama personel SAR gabungan terdiri dari unsur Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bangkalan, Polsek, Koramil, dan pegawai Kecamatan Arosbaya, serta sejumlah perangkat desa setempat.     

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bangkalan, Moh Zainul Qomar mengungkapkan, proses pencarian mulai dilakukan setelah pihaknya mendapatkan telepon dari Camat Arosbaya dan berkoordinasi dengan sejumlah tokoh masyarakat di sekitar Sungai Kampung Pocogan, Desa Lajing.  

"Alhmadulillah warga antusias untuk membantu upaya pencarian terhadap korban tenggelam. Sekitar pukul 18.14 WIB, kami mendengan teriakan warga 'Pak sudah ditemukan'. Kami merapat dan mengevakuasi tubuh korban ke bibir sungai," ungkap Qomar. 

Keseharian Cari Ikan

Informasi yang dihimpun BPBD Bangkalan dari pihak keluarga korban, JF dalam kesehariannya pulang dari mencari ikan pada pukul 13.00 WIB setelah meninggalkan rumah sekitar pukul 09,00 WIB.

Keresahan mulai menjalari perasaan keluarga setelah hingga pukul 17.00 WIB, kakek JF tidak kunjung kembali ke rumah. 

Baca juga: Bocah 9 Tahun yang Tenggelam di Bengawan Solo Lamongan Ditemukan Meninggal, 30 Meter dari Titik Awal

Qomar menjelaskan, perahu korban dalam posisi sudah ditembatkan dan ditemukan beberapa ikan di dalam perahu.

Diduga, korban tidak sempat naik ke perahu dan meninggal dunia di lokasi kejadian. 

"Tubuhnya ditemukan sekitar 20 meter ke arah timur dari perahu, kondisi air sungai sedang pasang. Entah korban mengalami kram atau mempunyai riwayat sakit, kami tidak bisa memastikan. Air sungai kala itu dalam kondisi pasang," pungkas Qomar.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved