Kamis, 7 Mei 2026

Berita Bangkalan

Jelang Momen Hari Kartini, Pasutri Bangkalan Dianugerahi Kelahiran Bayi Cantik Kembar Tiga

Ibu di Bangkalan melahirkan bayi kembar tiga perempuan jelang peringatan Hari Kartini pada 21 April 2026. Ketiga bayi masih dirawat di RSUD Syamrabu.

Tayang:
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunMadura.com
BAYI KEMBAR - Sigit Agus Purnomo (43), warga Desa Telang, Kecamatan Kamal, Bangkalan, Madura, dalam kesempatan pertama menyambut kehadiran tiga putri kembarnya di RSUD Syamrabu Bangkalan, Senin (20/4/2026) pagi. Ketiga bayi kembar perempuannya perlu beberapa hari untuk dirawat di ruang bayi Neonatal Intensive Care Unit (NICU) karena berat badan kurang. 
Ringkasan Berita:

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Ungkapan bahagia terlontar dari Sigit Agus Purnomo (43) setelah istrinya, Nurul Hakimah (33), warga Desa Telang, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Madura, melahirkan bayi cantik kembar tiga atau triplet di RSUD Syamrabu Bangkalan, Senin (20/4/2026). 

Bagi Sigit, kehadiran anak perempuan ketiga, keempat, dan kelimanya itu tidak hanya berkah dan anugerah, melainkan terasa spesial karena lahir sehari menjelang peringatan Hari Kartini yang diperingati secara nasional setiap 21 April 2026. 

"Semoga menjadi anak-anak perempuan yang baik dan disayang banyak orang," ungkap Sigit di hadapan awak media saat ditemui di RSUD Syamrabu Bangkalan

Sesuai urutan, Sigit memberikan nama ketiganya yakni, Azura Zaleena Purnomo, Azmeera Zayyana Purnomo, dan Aruni Zerina Purnomo.

Ketiganya akan melengkapi dua sosok Kartini lainnya setiba di rumah; anak pertama dan anak kedua Sigit.  

"Kebetulan besok Hari Kartini. Alhadulillah karena dua anak saya sebelumnya cewek semua, ditambah lagi tiga anak cewek. Jadi saya ada lima anak cewek, alhamdulillah sehat semua," jelasnya. 

Hanya saja, lanjut Sigit, ketiga bayi kembar perempuannya perlu beberapa hari untuk dirawat di ruang bayi Neonatal Intensive Care Unit (NICU) karena berat badan kurang.

Baca juga: Kisah Nenek 70 Tahun Pecahkan Rekor usai Lahirkan Anak Kembar, Ternyata Bukan Satu-satunya, Kok Bisa

"Pertama beratnya 1,9 kg, yang kedua 2,1 kg, dan ketiga 1,6 kg. Sementara berat badan idealnya minimal 2,5 kg, alhamdulillah kondisi ibunya juga sehat tapi masih lemas," pungkasnya. 

Operasi Caesar

Kepala Ruangan Kamilia Irna C RUSD Syamrabu Bangkalan, Bidan Anis Surowati mengungkapkan, bayi perempuan kembar tiga itu lahir dengan prosedur tindakan operasi caesar dengan usia kehamilan ibu mendekati cukup bulan.  

"Kebetulan ibunya dirawat di ruangan saya, berat bayi memang di bawah berat badan lahir normal. Tetapi kondisi baik karena usia kehamilan mendekati cukup bulan, 36-37 minggu. Namun karena kembar tiga, jadi rata-rata berat badan bayi kurang dari normal," ujar Anis kepada TribunMadura.com

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved