Rabu, 29 April 2026

Berita Sampang

Jelang Hari Raya Iduladha, Sampang Perketat Masuknya Ternak dari Luar Madura

Jelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Sampang, Madura, memperketat pengawasan lalu lintas ternak, khususnya dari luar Madura.

Tayang:
Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunMadura.com
SAPI - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Sampang, Madura, memperketat pengawasan lalu lintas ternak, khususnya dari luar Pulau Madura, Rabu (29/4/2026). Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga kualitas dan kemurnian sapi lokal Madura yang menjadi salah satu aset unggulan daerah. 

Ringkasan Berita:
  • Pemkab Sampang perketat lalu lintas ternak jelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
  • Ternak luar Madura dibatasi masuk, demi menjaga kemurnian genetik sapi lokal unggulan.
  • Distribusi sapi keluar daerah meningkat, peternak dukung kebijakan demi stabilitas harga pasar.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Sampang, Madura, memperketat pengawasan lalu lintas ternak, khususnya dari luar Pulau Madura, Rabu (29/4/2026).

Hari Raya Iduladha 2026 diperkirakan jatuh pada akhir Mei mendatang.

Kebijakan ini dilakukan untuk menjaga kualitas dan kemurnian sapi lokal Madura yang menjadi salah satu aset unggulan daerah.

Kepala Bidang (Kabid) Peternakan Disperta KP Sampang, Arif Rahman Hakim, mengatakan, ternak dari luar Madura tidak diperbolehkan masuk secara bebas. 

Setiap pengiriman harus mengantongi izin khusus dari pemerintah provinsi.

"Secara aturan, lalu lintas ternak dari luar Madura memang belum diperbolehkan, kecuali antarkabupaten di wilayah Madura sendiri," ujarnya, Rabu (29/4/2026).

Menurutnya, pembatasan ini bukan tanpa alasan.

Masuknya ternak dari luar dikhawatirkan dapat memengaruhi kualitas genetik sapi Madura yang selama ini dijaga sebagai plasma nutfah unggulan.

Sebagai solusi, pemerintah tetap membuka opsi pemenuhan kebutuhan melalui teknologi peternakan, yakni dengan memperbolehkan masuknya straw atau semen beku untuk keperluan inseminasi buatan.

Baca juga: Marak Sapi Hilang di Bangkalan Jelang Iduladha, Polisi Kerahkan Anjing Pelacak dan Ringkus 2 Pelaku

"Langkah ini lebih aman untuk menjaga kemurnian genetik tanpa menghambat produktivitas peternak," terangnya.

Pengiriman Ternak ke Luar Madura Diperbolehkan

Di sisi lain, pengiriman ternak dari Madura ke luar daerah tetap diperbolehkan.

Bahkan, menjelang Iduladha, aktivitas distribusi mulai meningkat untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban di berbagai wilayah.

"Pengiriman ke luar provinsi seperti Kalimantan dan Jakarta sudah berjalan, namun tetap melalui pengawasan ketat sesuai regulasi yang berlaku," tuturnya.

Sementara, salah satu peternak sapi di Sampang, Amir Muslim mengaku sangat mendukung kebijakan pemerintah yang membatasi masuknya ternak dari luar Madura. 

Baca juga: Marak Anak Ayam Raib Misterius, Damkar Bangkalan Seret Ular Kobra dari Kandang Ternak

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved