Berita Bangkalan
Beredar Pesan Tegas Kepsek di Bangkalan Soal Isu Siswa Kelas XII Minta Sumbangan Konvoi Kelulusan
Berkaitan isu permintaan sumbangan siswa kelas XII kepada adik kelas untuk konvoi kelulusan siswa, Yudis berharap tidak terjadi di Kabupaten Bangkalan
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Dwi Prastika
Ringkasan Berita:
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol
TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Mendekati momen pengumuman kelulusan SMA/SMK pada 4 Mei 2026, beredar informasi tak sedap melalui pesan WhatsApp (WA) tentang dugaan permintaan sumbangan untuk keperluan konvoi lulusan, pada adik kelas.
Kabar tersebut sampai juga di meja Kabid Penegakan Perundang-undangan Satpol PP Bangkalan, Yudistiro Ardinugroho, Rabu (29/4/2026).
Melalui ponselnya, Yudis membacakan pesan tegas yang mengatasnamakan kepala sekolah (kepala sekolah);
Assalamualaikum Wrwb
Ijin menyampaikan, dengan adanya laporan siswa dan guru yaitu bahwa siswa kls XII meminta sumbangan berupa uang kepada adik kelasnya X dan XI, dengan argumen untuk kegiatan konvoi dan pawai keliling, itu tidak di ijinkan dan tidak di perbolehkan oleh sekolah. Mohon untuk di sampaikan kepada semua siswa-siswi. Manakala ketahuan anaknya, saya selaku kepala sekolah tidak akan menandatangani ijasah ybs. Harap disampaikan kepada siswa.
Terima Kasih atas kerja samanya.
"Pesan berantai, saya tidak tahu dari (sekolah) mana. Tidak menyebutkan tetapi mengirim ke saya," ungkap Yudis kepada TribunMadura.com di Mako Satpol PP Bangkalan, Jalan Soekarno-Hatta, Rabu (29/4/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan Yudis setelah personel Satpol PP Bangkalan menjaring sejumlah pemuda mengenakan seragam khas salah satu sekolah yang sedang ngopi di sebuah warung di kawasan Stadion Gelora Bangkalan.
"Operasi rutin dan kebetulan ditemukan beberapa siswa, akhirnya kami bawa ke mako. Setelah kami klarifikasi, mereka siswa kelas III (XII) dan sudah keluar sekolah. Mereka menyampaikan akan mendaftar ke universitas," jelas Yudistira.
Berkaitan isu tentang permintaan sumbangan siswa kelas XII kepada adik-adik kelas untuk keperluan persiapan konvoi kelulusan siswa, Yudis berharap tidak terjadi di Kabupaten Bangkalan.
"Jika ada konvoi kelulusan, kami akan melakukan operasi sehingga tidak terjadi konvoi yang urakan dan sebagainya," tegas Yudis.
Baca juga: Viral Video Perundungan Siswa SMP di Tuban, Diduga Dilakukan Dua Kakak Kelas
Respons Tegas Wakil Bupati Bangkalan
Beredarnya informasi secara berantai melalui WhatsApp itu direspons tegas oleh Wakil Bupati Bangkalan, Moch Fauzan Jafar.
Menurutnya memang harus ada ketegasan dari pihak kepala sekolah terkait dengan momen perayaan kelulusan siswa SMA, MAN maupun SMP/MTs.
"Saya kira memang harus ada ketegasan juga untuk meminimalisir perayaan kelulusan yang tidak bermanfaat. Tidak hanya SMA saja, mungkin bisa juga kelulusan SMP," tegas Fauzan melalui sambungan selulernya, Rabu (29/4/2026).
Karena itu, lanjutnya, Pemkab Bangkalan akan mengintensifkan koordinasi dengan Dinas Pendidikan Bangkalan, Cabang Dinas (Cabdin) Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Kantor Kementerian Agama serta melibatkan pihak Satpol PP maupun Polres Bangkalan.
"Apalagi situasi negara kita seperti ini akibat geopolitik yang tidak jelas. Selain memang kita harus menghemat energi seperti BBM, konvoi kelulusan merupakan kegiatan yang tidak mencerminkan anak didik yang sudah mendapatkan pendidikan di sekolah," pungkas Fauzan.
Baca juga: Konvoi Anggota Perguruan Silat di Tuban Meresahkan, Sempat Terjadi Ketegangan dengan Warga
Cabdin Pendidikan Provinsi Jatim Antisipasi Ajakan Konvoi Non-Siswa
konvoi kelulusan siswa SMA
Bangkalan
Madura
Yudistiro Ardinugroho
TribunMadura.com
Berita Bangkalan terkini
Tribun Madura
berita Madura terkini
Moch Fauzan Jafar
| Mengenal Tajin Sobih, Bubur Legendaris Khas Bangkalan yang Dijajakan Secara Tradisional |
|
|---|
| Nasi Serpang Khas Bangkalan, Sajian Kaya Lauk dengan Cita Rasa Beragam |
|
|---|
| Mengintip Sejarah Panjang Jembatan Suramadu, Tertunda Krisis hingga Akhirnya Rampung |
|
|---|
| Tangisan Keluarga Sambut Kedatangan Jasad Pemancing Bangkalan, Ditemukan di Barat Jembatan Suramadu |
|
|---|
| 2 Pemancing Terseret Arus Selat Madura, 1 Berhasil Diselamatkan di Bawah Jembatan Suramadu, 1 Hilang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Kabid-Penegakan-Perundang-undangan-Satpol-PP-Bangkalan-Yudistiro-Ardinugroho-2026.jpg)