Kamis, 4 Juni 2026

Berita Bangkalan

Puluhan Siswa SMAN 1 Kokop Bangkalan Mengeluh Pusing dan Mual Usai Santap Sate Ayam

Puluhan siswa di Bangkalan mengaku merasa pusing dan mual setelah menyantap menu sate ayam. Kini kondisi mereka berangsur membaik.

Tayang:
Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Dwi Prastika
TribunMadura.com/Dwi Prastika
SATE AYAM - Sedikitnya 21 siswa SMAN 1 Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, Madura, dilarikan ke puskesmas setempat pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Pengakuan puluhan siswa itu, mereka merasa pusing dan mual setelah menyantap sate ayam menu Makan Bergizi Gratis (MBG).  
Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 21 siswa SMAN 1 Kokop Bangkalan mengalami mual usai menyantap menu MBG.
  • Keluhan pusing dan muntah diduga muncul setelah siswa mengonsumsi sate ayam.
  • SPPG Kokop evaluasi menu MBG dan hentikan distribusi sate ayam.

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Sedikitnya 21 siswa SMAN 1 Kecamatan Kokop, Kabupaten Bangkalan, Madura, dilarikan ke puskesmas setempat pada Kamis (4/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Pengakuan puluhan siswa itu, mereka merasa pusing dan mual setelah menyantap sate ayam menu Makan Bergizi Gratis (MBG). 

Kapolsek Kokop, AKP Sarminto Bagus mengungkapkan, total siswa penerima manfaat di SMAN 1 Kokop berjumlah 150 orang, sebanyak 21 siswa di antaranya dibawa ke Puskemas Kokop setelah menderita mual dan pusing. 

Puluhan siswa itu, lanjutnya, dilarikan ke puskesmas yang berarak sekitar 1,5 km dari sekolah dengan cara dibonceng teman, guru, termasuk diantar dari pihak dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). 

"Kebetulan saya di puskesmas bersama kepala SPPG-nya. Pasien siswa tinggal 1 orang karena muntah. Sementara 20 siswa lainnya sudah diperbolehkan pulang karena kondisinya berangsur membaik," ujar Sarminto kepada TribunMadura.com, Kamis (4/6/2026). 

Kepala SPPG Kokop Dupok, Dimas Bagus Prasetya menjelaskan, pihaknya langsung melakukan kroscek sekaligus konfirmasi ke lembaga-lembaga pendidikan dan sejumlah posyandu penerima manfaat MBG setelah terjadi keluhan mual dan pusing massal dari 21 siswa SMAN 1 Kokop

"Total penerima manfaatnya sebesar 3.723 siswa dari 40 sekolah dan 10 posyandu. Setelah kami cek ke bawah, penerima manfaat yang terdampak hanya satu lembaga yakni SMAN 1 Kokop. Untuk sisa 1 pasien siswa juga sudah persiapan pulang," jelas Dimas melalui sambungan selulernya. 

Baca juga: IPAL Terpasang, BGN Cabut Suspend 2 Dapur MBG di Bangkalan, Kepala SPPG Wajib Lapor Sebulan Sekali

Tak Mengulang Menu Sate Ayam

Dimas memaparkan, pihaknya sejauh ini melakukan pemeriksaan terhadap menu MBG distribusi Kamis (4/6/2026) yang terdiri dari nasi putih, sate ayam, bumbu kacang terbungkus terpisah dengan mika, acar, timun wortel, semangka, dan tempe goreng. 

"Namun laporan langsung dari para siswa, rata-rata merasa mual dan pusing setelah memakan sate. Pastinya, menu itu tidak diulang lagi karena berisiko," papar Dimas. 

Baca juga: 24 Dapur MBG di Sampang Disuspend, Satgas BGN: IPAL Harus segera Dipenuhi

Selain itu, lanjutnya, pihak SPPG Kokop Dupok juga akan memperbaiki sistem pengolahan agar lebih teliti, meningkatkan pengawasan, termasuk meningkatkan kebersihan di lingkungan dapur.

"Kami juga akan melakukan evaluasi berkaitan jam pengolahan makanan yang biasanya dimulai pada pukul 23.00 WIB, mungkin bisa dimundurkan pada pukul 00.00 WIB atau pukul 01.00 WIB," pungkas Dimas.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved