Berita Sumenep
Luas Tanam Tembakau di Sumenep Diprediksi Naik, DPRD Ingatkan Soal Jaminan Harga Saat Panen
Luas areal tanam tembakau di Kabupaten Sumenep, Madura, diperkirakan kembali meningkat pada musim tanam 2026.
Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Dwi Prastika
Ringkasan Berita:
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana
TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Luas areal tanam tembakau di Kabupaten Sumenep, Madura, diperkirakan kembali meningkat pada musim tanam 2026.
Sejumlah petani mulai melakukan penyemaian benih sebagai tanda dimulainya persiapan tanam di berbagai wilayah sentra tembakau.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Sumenep, Chainur Rasyid mengatakan, peluang bertambahnya luas tanam tahun ini cukup besar, terutama di kawasan pegunungan dan lahan tegalan yang selama ini menjadi basis produksi tembakau rakyat.
Menurut pria yang akrab disapa Inung itu, luas tanam tembakau di Sumenep sempat mengalami penurunan pada tahun lalu.
Pada 2024, luas tanam tembakau tercatat mencapai sekitar 18 ribu hektare.
Namun, pada 2025 turun menjadi sekitar 14 ribu hektare.
"Insyaallah tahun ini akan meningkat kembali," ujarnya saat dikonfirmasi TribunMadura.com, Jumat (5/6/2026).
Optimisme tersebut didasarkan pada laporan para penyuluh pertanian yang menyebutkan banyak petani telah memulai proses penyemaian benih sebagai persiapan menghadapi musim tanam.
Baca juga: BLT DBHCHT Sumenep Terancam Molor, Data Petani Tembakau belum Rampung Diverifikasi
"Kami menerima laporan dari para penyuluh pertanian bahwa sebagian petani sudah mulai menyemai benih dan menyiapkan lahan tembakau," katanya.
Meski demikian, Inung mengingatkan, keberhasilan budi daya tembakau tidak hanya ditentukan oleh bertambahnya luas tanam.
Faktor cuaca tetap menjadi penentu utama kualitas hasil panen.
Karena itu, pihaknya berharap musim kemarau tahun ini berlangsung normal, sehingga pertumbuhan tanaman dapat berjalan optimal dan menghasilkan kualitas tembakau yang baik.
"Semoga kualitas tembakau bagus, harga jualnya juga baik, serta kondisi cuaca mendukung, sehingga hasil panen petani tidak terganggu," harapnya.
Baca juga: Awal Musim Tanam Tembakau di Sumenep Dihantui Maling Pompa Air, 10 Unit Dilaporkan Hilang
Harus Diikuti Kepastian Pasar
Terpisah, Anggota Komisi II DPRD Sumenep, Masdawi, menilai peningkatan luas tanam harus diikuti dengan kepastian pasar dan harga yang menguntungkan petani.
petani tembakau
Sumenep
Madura
Chainur Rasyid
Masdawi
TribunMadura.com
berita Sumenep terkini
Tribun Madura
berita Madura terkini
| Polwan Polres Sumenep Tetap Siaga di Tengah Cuaca Terik, Bantu Kelancaran Jemaah Salat Jumat |
|
|---|
| Kendala Penanganan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Sumenep, Polisi: Bekerja Berdasarkan Fakta |
|
|---|
| DKUPP Sumenep Siapkan Rp56,8 Juta dari DBHCHT untuk Suvenir APHT, DPRD Minta Manfaatnya Terukur |
|
|---|
| Verifikasi RTLH Dikebut, Pemkab Sumenep Siapkan Penyaluran Bersamaan dengan Program BSPS |
|
|---|
| Madura EV-Day 2026 Digelar di Sumenep, Hadirkan Konvoi Kendaraan Listrik hingga Doorprize Menarik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/Bibit-tembakau-mulai-ditanam-petani-di-wilayah-Kecamatan-Ganding-Sumenep-ilustrasi-tembakau.jpg)