Kamis, 11 Juni 2026

Madura Terpopuler

Madura Terpopuler: Pemotor Jadul Bangkalan Pasrah Harga BBM Naik hingga KH Moh Said Abdullah Wafat

Berita pertama tentang kenaikan harga Pertamax yang membuat pemilik motor jadul Bangkalan tertekan namun pasrah, karena harus mengeluarkan dana lebih.

Tayang:
Editor: Dwi Prastika
Kolase/TribunMadura.com/Ahmad Faisol dan Istimewa
KOLASE - Pengendara motor antre di SPBU Bangkalan, Madura, Jalan Sekarno-Hatta, Rabu (10/6/2026) malam. Pengasuh Pondok Pesantren Mathali'ul Anwar (PPMA) Pangarangan Sumenep, KH Moh Said Abdullah, meninggal dunia pada Selasa (9/6/2026). 

TRIBUNMADURA.COM - TribunMadura.com merangkum berita Madura terpopuler pada Kamis, 11 Juni 2026.

Berita pertama tentang kenaikan harga Pertamax yang membuat pemilik motor jadul di Bangkalan tertekan namun pasrah, karena harus mengeluarkan dana yang lebih banyak dibanding sebelumnya.

Kemudian wafatnya Pengasuh Pondok Pesantren Mathali'ul Anwar (PPMA) Pangarangan Sumenep, KH Moh Said Abdullah, pada Selasa (9/6/2026).

Lalu RSUD dr Mohammad Zyn Sampang gelar simulasi survei akreditasi untuk tingkatkan mutu layanan.

Berikut ini selengkapnya berita Madura terpopuler hari ini, rangkuman TribunMadura.com pada Kamis (11/6/2026):

Harga Pertamax Naik Tanpa Basa-basi, Pemilik Motor Jadul Pasrah di Antrean SPBU Bangkalan

SPBU - Pengendara motor mulai beralih ke jalur Pertalite di SPBU Bangkalan, Jalan Sekarno-Hatta, Rabu (10/6/2026) malam. Selaku konsumen, masyarakat menyayangkan kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM Pertamax dan Pertamax Green 95 tanpa diawali sosialisasi.
SPBU - Pengendara motor mulai beralih ke jalur Pertalite di SPBU Bangkalan, Jalan Sekarno-Hatta, Rabu (10/6/2026) malam. Selaku konsumen, masyarakat menyayangkan kebijakan pemerintah menaikkan harga BBM Pertamax dan Pertamax Green 95 tanpa diawali sosialisasi. (TribunMadura.com/Ahmad Faisol)

Kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) nonsubsidi jenis Pertamax di kesunyian dini hari, Rabu (10/6/2026) pukul 00.00 WIB membuat masyarakat pengguna Pertamax kaget ketika pagi hari.

Konsumen hanya bisa pasrah ketika sudah berada di jalur antrean mesin dispenser SPBU bertuliskan, Pertamax Rp16.250. 

Kondisi itu dirasakan Fathur, warga Kecamatan Arosbaya, Kabupaten Bangkalan, Madura.

Pemilik motor Honda Legenda lansiran tahun 2003 itu mengaku terpaksa membiarkan selang dispenser SPBU Kota Bangkalan, Jalan Soekarno-Hatta, memuntahkan BBM Pertamax ke tangki motor jadul (zaman dulu) kesayangannya.

"Malam sebelumnya tidak ada informasi tentang kenaikan Pertamax. Bahkan semalam saya sempat mengisi Pertamax di SPBU Kota, tetapi tidak jadi karena melihat sedikit ada antrean. Setelah kembali tadi pagi, ternyata Pertamax sudah berubah harga karena kenaikannya mencapai Rp3.950 per liter," ungkap Fathur kepada TribunMadura.com, Rabu (10/6/2026).

Selama 5 tahun merawat Honda Legenda, bapak satu anak itu memang selalu memanjakan mesin motor jadulnya dengan asupan BBM Pertamax.

Dengan harapan, kondisi mesin tetap terawat dan halus karena Pertamax dengan oktan tinggi menghasilkan pembakaran di ruang mesin lebih sempurna. 

"Meski motor jadul, tetapi jangan salah, saya beri Pertamax agar ruang bakar mesin bebas plug (kerak) dan tarikan lebih nyaman. Tapi sekarang, ya terpkasa pakai Pertalite," jelas pria yang juga hobi nge-trail itu.

Baca Selengkapnya di Sini

Pengasuh Ponpes Mathaliul Anwar Sumenep KH Moh Said Abdullah Wafat, Alumni dan Santri Berduka

KIAI WAFAT - Kabar duka datang dari dunia pendidikan pesantren di Kabupaten Sumenep, Madura. Pengasuh Pondok Pesantren Mathali'ul Anwar (PPMA) Pangarangan Sumenep, KH Moh Said Abdullah, meninggal dunia pada Selasa (9/6/2026).
KIAI WAFAT - Kabar duka datang dari dunia pendidikan pesantren di Kabupaten Sumenep, Madura. Pengasuh Pondok Pesantren Mathali'ul Anwar (PPMA) Pangarangan Sumenep, KH Moh Said Abdullah, meninggal dunia pada Selasa (9/6/2026). (Istimewa/TribunMadura.com)

Kabar duka datang dari dunia pendidikan pesantren di Kabupaten Sumenep, Madura.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved