Minggu, 17 Mei 2026

Ponpes Al Khoziny Sidoarjo Ambruk

38 Santri Diperkirakan Terjebak Reruntuhan Ponpes Al Khoziny, Evakuasi Libatkan Ahli Konstruksi

Ahli konstruksi akan dilibatkan membantu evakuasi korban yang terjebak di reruntuhan gedung di kompleks Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo.

Tayang:
Penulis: M Taufik | Editor: Taufiq Rochman
Tribun Jatim Network/M Taufik
EVAKUASI - Petugas mengevakuasi di lokasi ambruknya Pondok Pesantren Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, Senin (29/9/2025). PErsitiwa nahas itu terjadi saat santri sedang salat jemaah Ashar. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, M Taufik

TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO - Sebanyak 38 santri diduga masih terjebak reruntuhan gedung di kompleks Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo, Selasa (30/9/2025).

Ahli konstruksi akan dilibatkan untuk membantu proses evakuasi korban yang terjebak.

Hal itu disampaikan Kapolda Jatim Nanang Avianto saat meninjau langsung proses evakuasi yang masih terus berjalan di pesantren yang berada di Buduran, Sidoarjo tersebut.

"Kalau reruntuhan diangkat masih belum memungkinkan, tadi pagi masih ada pergerakan bangunan."

"Ini yang perlu dipastikan bersama ahli konstruksi dari," kata Kapolda.

Menurutnya, pelibatan ahli konstruksi tersebut merupakan upaya untuk menentukan langkah terukur dalam proses evakuasi bersama tim SAR gabungan.

Supaya para korban yang masih tertimbun bisa segera dievakuasi.

Dari hasil pantauan tim kepolisian di lapangan, petugas sempat melakukan kontak dengan empat korban yang tertimbun reruntuhan.

Petugas terus mengupayakan langkah untuk menyalurkan bantuan oksigen dan minuman kepada empat korban tersebut.

Hingga kini, ratusan keluarga korban bertahan di wilayah pesantren, menunggu kepastian keadaan korban yang masih tertimbun.

Berdasarkan keterangan petugas SAR, diperkirakan masih ada 38 santri yang tertimbun reruntuhan.

Diperkirakan ada sebanyak 140 santri yang menjadi korban, dari jumlah 102 korban telah dievakuasi.

Ada yang evakuasi mandiri, ada pula yang dievakuasi petugas SAR di sela reruntuhan.

Sejauh ini, ada tiga korban meninggal dunia dalam peristiwa itu.

Sebagian lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit, dan sebagian sudah pulang.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved