Senin, 1 Juni 2026

Berita Viral

Dinsos Temukan Penerima Bansos Tak Layak, Punya Rumah Besar dan Mobil

Kabar mengenai penerima Bantuan Sosial (Bansos) yang diduga tidak tepat sasaran kembali mencuat, kali ini datang dari Kecamatan Ciomas Kabupaten Bogor

Tayang:
Editor: Taufiq Rochman
Tangkapan layar video dok Dinsos Kabupaten Bogor
PENERIMA BANSOS - Petugas menempelkan stiker keluarga miskin penerima bansos salah satu rumah warga di wilayah Ciomas, Kabupaten Bogor. Petugas menemukan warga yang punya rumah besar dan mobil masih terdaftar sebagai penerima manfaat. 

Ringkasan Berita:
  • Kasus Penerima Tidak Tepat Sasaran, Petugas mendapati rumah penerima bansos (Mulyono) cukup mewah dengan mobil dan motor PCX. Setelah dilabeli “Keluarga Miskin”, Mulyono memilih mundur dari daftar penerima bantuan
  • Akar Masalah: Data Lama, Mulyono masih tercatat di Data Tunggal Sejahtera Ekonomi Nasional (DTSEN) karena data 2020 masa pandemi belum diperbarui
  • Jumlah petugas verifikasi sangat minim (hanya 7 orang per kecamatan) sehingga sulit menyaring ribuan penerima

TRIBUNMADURA.COM - Kabar mengenai penerima Bantuan Sosial (Bansos) yang diduga tidak tepat sasaran kembali mencuat, kali ini datang dari Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Sebuah video yang menampilkan kunjungan petugas ke rumah salah satu penerima bantuan menjadi perbincangan hangat di media sosial.

Saat petugas mendatangi lokasi untuk menempelkan stiker 'Keluarga Miskin', mereka justru mendapati sebuah hunian yang tampak kokoh dan luas.

Di dalam garasi rumah tersebut, terlihat satu unit mobil terparkir rapi, dan sebuah motor PCX juga ditemukan di halaman.

Bukti visual ini sontak menimbulkan pertanyaan besar mengenai proses verifikasi data bagi penerima bantuan dari pemerintah.

Baca juga: Viral Nenek 90 Tahun di Jember Hidup Sendiri di Rumah Bambu Tanpa KTP dan KK Luput dari Bansos

Penjelasan Dinsos

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Bogor, Farid Maruf membenarkan temuan tersebut.

Farid menerangkan, fakta itu ditemukan saat petugas melakukan verifikasi data penerima bantuan di Kecamatan Ciomas.

"Iya bener, jadi itu mah kita memang sampling di beberapa tempat untuk memberikan identitas terhadap penerima bantuan PKH, BPNT, dan lain-lain," ujarnya seperti dikutip dari TribunnewsBogor.com, Selasa (25/11/2025).

Namun, setelah didatangi petugas, dan rumahnya dilabeli 'Keluarga Miskin', penerima bansos bernama Mulyono itu pilih mengundurkan diri dari daftar penerima manfaat.

"Kasus yang kemarin yang punya mobil per hari ini, yang bersangkutan membuat pernyataan untuk mengundurkan diri sebagai penerima bantuan," ungkap Farid.

Setelah mengundurkan diri sebagai penerima manfaat, ke depannya, Mulyono tak akan lagi mendapat bantuan dari pemerintah.

"Jadi kedepan gak akan terima bantuan apa-apa lagi," imbuhnya.

Selain itu, petugas telah mencabut stiker 'Keluarga Miskin' yang sempat terpasang di rumah Mulyono.

Pendamping Sosial Dinsos Kabupaten Bogor untuk wilayah Ciomas, Ramdhan Ardi mengatakan, Mulyono masih aktif terdaftar di Data Tunggal Sejahtera Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai penerima bansos tahap empat.

Ia menjelaskan, ketidaksesuaian ini terjadi karena data lama yang dihimpun pada masa pandemi masih digunakan.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved