Rabu, 8 April 2026

Ramadan 2026

Hasil Rukyatul Hilal di Gresik, Berada di Bawah Ufuk, Hilal Ramadan 1447 Hijriah Tak Terlihat

Ketua LFNU Gresik, Muchyiddin Hasan mengatakan, hilal tidak terlihat disebabkan karena secara astronomis, posisi hilal berada di bawah ufuk.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Willy Abraham
RUKYATUL HILAL - Perukyat sedang melakukan Rukyatul Hilal di Balai Rukyat Condrodipo Gresik, Jawa Timur, Selasa (17/2/2026). Ketua Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Gresik, Muchyiddin Hasan mengatakan, hilal tidak terlihat disebabkan karena secara astronomis, posisi hilal masih berada di bawah ufuk saat matahari terbenam.  
Ringkasan Berita:
  • Hilal Ramadan 1447 H tidak terlihat di Bukit Condrodipo Gresik.
  • Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama Gresik sebut posisi hilal masih di bawah ufuk.
  • Hasil rukyat dilaporkan ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama dan Kemenag untuk sidang isbat.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Willy Abraham

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK - Hasil Rukyatul Hilal penentuan 1 Ramadan 1447 Hijriah di Bukit Condrodipo, Desa Kembangan, Kecamatan Kebomas, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Selasa (17/2/2026) tak terlihat.

Ketua Lembaga Falakiyah Nahdlatul Ulama (LFNU) Gresik, Muchyiddin Hasan mengatakan, hilal tidak terlihat disebabkan karena secara astronomis, posisi hilal masih berada di bawah ufuk saat matahari terbenam. 

"Memutuskan hilal tidak terlihat di Kabupaten Gresik," ujarnya.

Dijelaskan Ketua LFNU Gresik, berdasarkan hasil hisab kontemporer (metode Al-Durru Al-Anieq), matahari terbenam di Bukit Condrodipo pada pukul 17:54:23 WIB.

Pada saat itu, ketinggian hilal (irtifak mar’i) berada pada posisi -2 derajat 8 menit 8 detik dengan elongasi 01 derajat 12 menit 38 detik.

​Muchyiddin menjelaskan, data tersebut belum memenuhi kriteria Imkanur Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU).

“Berdasarkan kriteria IRNU, tinggi hilal minimal harus 3 derajat dan sudut elongasi minimal 6,4 derajat. 

Dengan posisi hilal yang masih berada di bawah ufuk dan umur hilal yang tercatat minus 1 jam 7 menit 39 detik, maka hilal mustahil untuk dapat terlihat saat dirukyat,” ujarnya.

Baca juga: Hasil Rukyatul Hilal di Jombang, Posisi Hilal Berada di Bawah Kriteria Imkan Rukyat

​Laporan hasil pemantauan ini akan segera diteruskan ke Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gresik sebagai bahan pertimbangan dalam sidang isbat bersama Kementerian Agama RI.

​Tunggu Keputusan Resmi Pemerintah

Terkait kepastian jatuhnya 1 Ramadan 1447 Hijriah, pihak LFNU Gresik mengimbau masyarakat untuk menunggu keputusan resmi (ikhbar) dari PBNU dan pengumuman Menteri Agama RI selaku pimpinan sidang isbat

“Kami di sini adalah pelaksana yang melakukan pemantauan dan melaporkan hasil secara saintifik. Untuk keputusan akhirnya, kami serahkan sepenuhnya kepada Menteri Agama,” tambahnya.

​Kegiatan Rukyatul Hilal ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh dan pejabat setempat, di antaranya Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani, Wakil Ketua PCNU Gresik, Plt Kepala Kantor Kemenag Gresik, Pengadilan Agama Gresik, serta unsur Forkopimcam Kebomas Gresik.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved