Minggu, 26 April 2026

Perjalanan Universitas Brawijaya Malang Menuju Status Negeri Tahun 1963

Perjalanan panjang Universitas Brawijaya Malang dari embrio 1957 hingga resmi menjadi perguruan tinggi negeri pada 5 Januari 1963.

Penulis: Kevin Dimas Prasetya | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNMADURA.COM/Sylvianita Widyawati
UB - Kawasan bundaran Universitas Brawijaya (UB) Malang. Universitas Brawijaya (UB) yang berkedudukan di Kota Malang, Jawa Timur, resmi didirikan pada 5 Januari 1963 melalui Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) Nomor 1 Tahun 1963. 

Ringkasan Berita:
  • Universitas Brawijaya (UB) bermula dari embrio perguruan tinggi swasta tahun 1957 di Malang.
  • Melalui berbagai penggabungan yayasan dan penambahan fakultas, UB akhirnya resmi dinegerikan pada 5 Januari 1963 berdasarkan SK Menteri PTIP Nomor 1 Tahun 1963. 
  • Status tersebut kemudian diperkuat dengan Keputusan Presiden RI Nomor 196 Tahun 1963, sekaligus menetapkan tanggal tersebut sebagai Dies Natalis UB.

TRIBUNMADURA.COM, MALANGUniversitas Brawijaya (UB) yang berkedudukan di Kota Malang, Jawa Timur, resmi didirikan pada 5 Januari 1963 melalui Surat Keputusan Menteri Perguruan Tinggi dan Ilmu Pengetahuan (PTIP) Nomor 1 Tahun 1963.

Penegerian tersebut kemudian dikukuhkan dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 196 Tahun 1963 tertanggal 23 September 1963. Tanggal 5 Januari pun ditetapkan sebagai hari lahir (Dies Natalis) UB.

Dikutip dari laman resmi ub.ac.id pada Selasa (14/4/2026) cikal bakal Universitas Brawijaya dimulai pada 1957 melalui berdirinya Fakultas Hukum dan Fakultas Ekonomi sebagai cabang Universitas Sawerigading Makassar.

Namun, perkembangan yang kurang menggembirakan memicu keresahan mahasiswa.

Melalui pertemuan di Balai Kota Malang pada 10 Mei 1957, muncul gagasan mendirikan Universitas Kotapraja.

Selanjutnya dibentuk Yayasan Perguruan Tinggi Malang pada 28 Mei 1957 yang mendirikan Perguruan Tinggi Hukum dan Pengetahuan Masyarakat (PTHPM) pada 1 Juli 1957.

Pada 15 Agustus 1957, Yayasan Tinggi Ekonomi Malang juga mendirikan Perguruan Tinggi Ekonomi Malang (PTEM). Kedua institusi ini menjadi fondasi awal universitas.

Perkembangan berlanjut saat PTHPM diakui sebagai milik Kotapraja Malang pada 19 Juli 1958. Kemudian pada 1 Juli 1960, nama Universitas Kotapraja Malang resmi digunakan, disertai pendirian Fakultas Administrasi Niaga pada 10 November 1960.

Baca juga: Sejarah Pondok Tremas Pacitan, Jejak KH Abdul Manan sejak Tahun 1820 M

Kampus Universitas Brawijaya (UB), Minggu (2/1/2022).
Kampus Universitas Brawijaya (UB), Minggu (2/1/2022). (TRIBUNMADURA.COM/Sylvianita Widyawati)

Perubahan Nama (1961–1962)

Pada 11 Juli 1961, nama Universitas Kotapraja Malang diubah menjadi Universitas Brawijaya atas pemberian Presiden Republik Indonesia melalui kawat nomor 258/K/1961.

Langkah konsolidasi dilakukan dengan penggabungan yayasan pada 3 Oktober 1961, sehingga UB memiliki empat fakultas yaitu, Fakultas Hukum dan Pengetahuan Masyarakat, Fakultas Ekonomi, Fakultas Administrasi Niaga, dan Fakultas Pertanian.

Untuk memenuhi syarat penegerian, pada 26 Oktober 1961 didirikan Fakultas Kedokteran Hewan dan Peternakan (FKHP). Upaya ini berlanjut dengan kesepakatan penegerian bertahap pada 7 Juli 1962.

Melalui SK Menteri PTIP Nomor 92 Tahun 1962, Fakultas Pertanian dan FKHP lebih dahulu dinegerikan di bawah Universitas Airlangga sejak 1 Juli 1962.

Sementara itu, pada 30 September 1962, Fakultas Administrasi Niaga diubah menjadi Fakultas Ketatanegaraan dan Ketataniagaan (FKK).

Baca juga: Mengulas Sejarah Pesantren di Jawa Timur, Bertahan dari Masa Pra-Islam

Pengembangan Cabang (1963)

Puncak perjalanan terjadi pada 5 Januari 1963, ketika Universitas Brawijaya resmi dinegerikan melalui SK Menteri PTIP Nomor 1 Tahun 1963.

Fakultas yang sebelumnya berada di bawah Universitas Airlangga dikembalikan ke UB.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved