Sabtu, 18 April 2026

Ramadan 2026

Kumpulan Doa Buka Puasa Ramadan 1447 H/2026 M Lengkap Arab, Latin dan Artinya

Simak kumpulan doa buka puasa Ramadan 1447 H lengkap bahasa Arab, latin, arti serta waktu yang tepat membacanya sesuai sunnah.

Penulis: Mauidhotun Nisa | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Melia Luthfi Husnika
KULINER (Arsip) - Pengunjung menikmati aneka kuliner di GP Cafe and Resto Tulungagung sembari menikmati pemandangan laut, Senin (26/5/2025). Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk memanjatkan doa sebagai bentuk syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. 

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Latin: Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah.

Artinya: “Telah hilang dahaga, telah basah tenggorokan, dan telah ditetapkan pahala, insyaallah.”

Doa ini menjadi salah satu bacaan yang cukup populer karena secara jelas menggambarkan rasa syukur setelah menunaikan puasa.

2. Doa Riwayat Ibnu Sunni

الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذي أعانَنِي فَصَمْتُ، وَرَزَقَنِي فأفْطَرْتُ

Latin: Alhamdulillahilladzi a’aananii fashamtu, wa razaqanii faafthartu.

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah menolongku sehingga aku dapat berpuasa, dan memberi rezeki kepadaku sehingga aku dapat berbuka.”

Baca juga: Jelang Ramadan 1447 H, Harga Cabai Rawit di Sumenep Rp 105 Ribu per Kg, Daging Ayam Kampung Stabil

3. Doa Memohon Ampunan

اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي

Latin: Allahumma inni as’aluka birahmatika allatii wasi’at kulla syai’in an taghfira lii.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku.”

Kapan Waktu yang Tepat Membaca Doa Buka Puasa?

Masih banyak umat Muslim yang membaca doa buka puasa sebelum menyantap makanan atau minuman.

Namun, berdasarkan penjelasan sejumlah ulama, doa berbuka puasa dianjurkan dibaca setelah membatalkan puasa, yakni setelah makan atau minum.

Penjelasan ini sejalan dengan pendapat para ulama dalam kitab fikih, di antaranya yang menerangkan bahwa doa dibaca “sesudah berbuka, bukan sebelumnya dan bukan pula ketika sedang makan.”

Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved