Ramadan 2026
Amalan Subhanal Malikil Quddus, Zikir Penutup Salat Witir Saat Ramadan
Zikir Subhanal Malikil Quddus menjadi amalan sunah penutup witir, simak dalil serta maknanya di bulan Ramadan.
Penulis: Kevin Dimas Prasetya | Editor: Dwi Prastika
Ringkasan Berita:
- Zikir Subhanal Malikil Quddus menjadi amalan sunah yang dibaca setelah salat witir pada malam Ramadan.
- Amalan ini bersumber dari hadis riwayat Abu Dawud yang menyebut Rasulullah SAW membacanya usai salam witir. Bacaan tersebut berisi tasbih, pengakuan tauhid, serta doa memohon ampunan dan keridaan Allah.
- Secara makna, zikir ini menegaskan keagungan dan kesucian-Nya, sekaligus menjadi penutup ibadah malam yang memperkuat harapan agar salat, puasa, dan qiyam diterima.
TRIBUNMADURA.COM – Masyarakat Indonesia tengah berbahagia menyambut Bulan Ramadan yang dimulai pada 19 Februari 2026.
Bulan Ramadan merupakan waktu yang dianjurkan untuk banyak beribadah, Selasa (24/2/2026).
Satu di antara ibadah yang tak boleh terlewat selain puasa Ramadan adalah salat tarawih.
Karena salat tarawih hanya dilakukan di Bulan Ramadan.
Salat tarawih dilakukan setelah salat Isya, rangkaian qiyamul lail biasanya ditutup dengan salat witir.
Pada momen inilah, terdapat zikir yang diajarkan Rasulullah SAW dan terus diamalkan hingga kini, yakni bacaan "Subhanal Malikil Quddus."
Zikir ini bukan sekadar lafaz pujian, melainkan pengakuan atas keagungan dan kesucian Allah SWT.
Baca juga: Marhaban ya Ramadan, Jejak Sejarah di Balik Ucapan Penyambut Bulan Suci
Perintah Berdoa
Dikutip dari Kompas.com, anjuran untuk memperbanyak doa ditegaskan Allah SWT dalam Alquran, salah satunya Surat Al Baqarah ayat 186:
وَاِذَا سَاَلَكَ عِبَادِيْ عَنِّيْ فَاِنِّيْ قَرِيْبٌۗ اُجِيْبُ دَعْوَةَ الدَّاعِ اِذَا دَعَانِۙ فَلْيَسْتَجِيْبُوْا لِيْ وَلْيُؤْمِنُوْا بِيْ لَعَلَّهُمْ يَرْشُدُوْنَ ١٨٦
Artinya: “Apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Nabi Muhammad) tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila dia berdoa kepada-Ku. Maka hendaklah mereka memenuhi (perintah)-Ku dan beriman kepada-Ku agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”
Ayat tersebut menjadi landasan teologis bahwa doa dan zikir, termasuk setelah witir, merupakan wujud kedekatan seorang hamba kepada Tuhannya.
Dalam buku Doa dan Wirid Penolak Bala; 100+ Doa dan Bacaan Ruqyah dalam Al Quran dan Hadis karya Sulthan Adam, SQ, dijelaskan bahwa ayat ini menunjukkan Allah SWT membuka ruang komunikasi langsung dengan hamba-Nya tanpa perantara.
Dalil Hadis Bacaan Subhanal Malikil Quddus
Bacaan Subhanal Malikil Quddus bersumber dari praktik Rasulullah SAW sebagaimana diriwayatkan oleh Abu Dawud dalam kitab Sunannya.
ورد في السنة العملية أنَّ الرسول الكريم كان (إذا سَلَّمَ فِيْ الوِترِ، قَالَ: سُبْحانَ المَلِكِ القُدُّوْسِ) رواه أبو داود
Artinya: “Telah datang dalam sunah amaliyah bahwa Rasulullah apabila selesai salam salat witir beliau mengucapkan: Subhanal Malikil Quddus.” (HR Abu Dawud)
Hadis ini menegaskan bahwa zikir tersebut merupakan bagian dari sunah yang dicontohkan langsung oleh Nabi Muhammad SAW setelah menunaikan witir.
Baca juga: Hukum Menangis saat Puasa Ramadan, Apakah Membatalkan? Ini Penjelasan Ulama dan Dai
Bacaan Lengkap dan Artinya
Berikut bacaan zikir yang umum diamalkan setelah witir:
سُبْحَانَ الْمَلِكِ الْقُدُّوسِ (٣×)
سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّنَا وَرَبُّ المَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِ
أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللهُ ، أَسْتَغْفِرُ اللهَ
نَسْأَلُك رِضَاك وَالْجَنَّةَ وَنَعُوذُ بِك مِنْ سَخَطِك وَالنَّارِ
اللَّهُمَّ إنَّك عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنَّا (٣×) يَا كَرِيْم
Artinya: “Maha Suci Raja Yang Maha Suci. Maha Suci Tuhan kami dan Tuhan para malaikat serta Jibril. Aku bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan aku memohon ampun kepada-Nya. Kami memohon keridaan dan surga-Mu serta berlindung dari murka dan neraka-Mu. Ya Allah, Engkau Maha Pemaaf lagi Maha Mulia, Engkau mencintai pemaafan, maka maafkanlah kami.”
Dalam kitab Al-Adzkar karya Imam Nawawi dijelaskan bahwa memperbanyak tasbih setelah shalat malam merupakan bentuk pengagungan kepada Allah serta pengakuan atas kelemahan diri manusia.
Penutup Ibadah Malam yang Sarat Makna
Secara makna, “Al-Malik” menegaskan kekuasaan mutlak Allah, sedangkan “Al-Quddus” menunjukkan kesucian-Nya dari segala kekurangan.
Dalam buku Fikih Sunnah karya Sayyid Sabiq disebutkan bahwa zikir setelah witir menjadi penutup ibadah malam yang memperkuat nilai tauhid serta harapan ampunan.
Mengamalkan Subhanal Malikil Quddus bukan hanya mengikuti sunah, tetapi juga membangun ketenangan batin, terutama di bulan Ramadan.
Dzikir ini menjadi bagian penting dari rangkaian salat tarawih dan salat witir, sekaligus warisan spiritual yang kaya makna.
Malam demi malam, ketika suara tasbih dilantunkan selepas witir, tersimpan harapan agar setiap hamba termasuk golongan yang diampuni dan dikumpulkan bersama orang-orang saleh dalam rahmat-Nya.
Baca juga: Sejarah Kolak Pisang, Menu Takjil Ikonik Ramadan, Pernah Jadi Media Dakwah
amalan selama puasa Ramadan
Dzikir Doa dan Sholawat
doa dan berdzikir
dzikir setelah salat
Ramadan 1447 H
puasa
puasa ramadhan
TribunMadura.com
Madura
Tribun Madura
Berita Tribun Madura
berita Tribun Madura hari ini
Ramadan 1447H
Ramadan 2026
salat Witir
| Kisah 99 Relawan Genzi Layani Jemaah di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya |
|
|---|
| Memasuki 10 Hari Terakhir Ramadan, Ini Doa dan Amalan yang Dianjurkan |
|
|---|
| Doa dan Amalan 10 Hari Terakhir Ramadan: Momen Memohon Ampunan dan Meraih Lailatul Qadar |
|
|---|
| Sering Ditunda, Ini Waktu yang Dianjurkan untuk Mengganti Puasa Ramadan |
|
|---|
| Lailatul Qadar, Malam Penuh Kemuliaan di 10 Hari Terakhir Ramadan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/ilustrasi-salat-tarawih-di-Masjid-Agung-Baitul-Mukminin-ilustrasi-ibadah1.jpg)