Rabu, 8 April 2026

Arti Kata

Arti Kata Mokel saat Ramadan, Istilah Populer yang Tak Ada di KBBI

Arti kata mokel saat Ramadan, istilah populer asal Jawa Timur yang berarti membatalkan puasa sebelum waktunya dan tak ada di KBBI.

Penulis: Mauidhotun Nisa | Editor: Dwi Prastika
TribunMadura.com
MOKEL - Kata "mokel" kerap terdengar dan banyak digunakan masyarakat saat Bulan Ramadan, Senin (2/3/2026). Istilah ini sering berseliweran di media sosial seperti TikTok, Instagram, hingga X (Twitter), terutama dalam unggahan bernuansa humor tentang puasa. 

Ringkasan Berita:
  • Arti mokel adalah membatalkan puasa sebelum waktu berbuka tiba.
  • Selain mokel, ada istilah serupa yaitu mokah dengan makna yang sama
  • Mokel menjadi bahasa gaul yang sering dijadikan bahasa candaan saat Ramadan.

TRIBUNMADURA.COM - Kata "mokel" kerap terdengar dan banyak digunakan masyarakat saat Bulan Ramadan, Senin (2/3/2026).

Setiap Ramadan tiba, berbagai istilah khas bermunculan di tengah masyarakat.

Salah satu yang populer adalah kata "mokel."

Istilah ini sering berseliweran di media sosial seperti TikTok, Instagram, hingga X (Twitter), terutama dalam unggahan bernuansa humor tentang puasa.

Meski begitu, masih banyak orang yang belum mengetahui arti sebenarnya dari kata mokel, khususnya mereka yang tidak berasal dari daerah Jawa.

Baca juga: Arti Kata Arek dalam 3 Bahasa, Maknanya Berbeda di Jawa, Sunda dan Madura

Tidak Ada di KBBI

Kata "mokel" tidak tercantum dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI).

Hal ini karena mokel bukanlah bahasa baku, melainkan kosakata lokal yang berasal dari Jawa Timur dan sebagian Jawa Tengah.

Karena merupakan bahasa daerah, penggunaan kata mokel lebih banyak ditemukan dalam percakapan sehari-hari dan bahasa gaul, khususnya saat bulan puasa.

Arti Mokel yang Sebenarnya

Secara umum, mokel berarti membatalkan puasa sebelum waktu berbuka tiba.

Biasanya, istilah ini merujuk pada seseorang yang tidak kuat menahan lapar dan haus, lalu memilih makan atau minum di siang hari sebelum azan Magrib berkumandang.

Dalam praktiknya, mokel sering dilakukan secara diam-diam.

Tak jarang, orang yang sudah mokel tetap berpura-pura berpuasa di hadapan orang lain.

Setelah makan atau minum secara sembunyi-sembunyi, ia kembali beraktivitas seperti biasa seolah-olah masih menjalankan ibadah puasa.

Namun, mokel tidak selalu dikaitkan dengan kesibukan atau aktivitas berat.

Seseorang yang sedang tidak banyak kegiatan tetapi tetap membatalkan puasanya sebelum waktunya juga dapat disebut mokel.

Baca juga: Tips Menjaga Pola Tidur Sehat Selama Ramadan agar Ibadah Tetap Optimal

Kata Mokel menjadi Populer

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved