Sabtu, 9 Mei 2026

Hikmah Ramadan

Menangis Bisa Jadi Perbuatan Dosa namun Ada yang Termasuk Mulia, Berikut Penjelasannya

Dalam Islam, menangis memiliki berbagai tingkatan. Ada menangis termasuk perbuatan dosa dan ada menangis termasuk perbuatan mulia.

Tayang:
Editor: Dwi Prastika
TribunMadura.com/ ahsan faradisi
ILUSTRASI MENANGIS (Arsip) - Misrika menangis sambil memeluk Ibu Nortaji di Griya Lansia Husnul Khatimah, Kabupaten Malang, Kamis (31/7/2025). Dalam Islam, menangis memiliki berbagai tingkatan. 

Menangis

Oleh: Menteri Agama Prof Dr H Nasaruddin Umar.

TRIBUNMADURA.COM - Dalam Islam, menangis memiliki berbagai tingkatan, Jumat (6/3/2026).

Ada menangis termasuk perbuatan dosa dan ada menangis termasuk perbuatan mulia.

Menangis dalam arti menjerit, seperti orang yang ditimpa musibah lalu menjerit dan meraung-raung, itu dilarang.

Akan tetapi menangis karena meratapi dosa masa lampau, merindukan Tuhannya, dan bentuk protes terhadap kebatilan di sekitarnya tetapi tidak mampu mengusirnya, maka menangis dalam arti positif. Bahkan tiga bentuk tangisan terakhir tidak akan pernah mungkin mendekati api neraka.

Ada dua orang pernah melakukan penelitian disertasi tentang air mata. Seorang dari Jerman dan seorang dari AS. Keduanya menyimpulkan air mata yang keluar karena kepercik bawang atau cabai berbeda dengan air mata yang keluar karena kecewa dan sedih.

Yang pertama tidak mengandung zat yang berbahaya, sedangkan jenis kedua mengandung toksin atau racun.

Kedua peneliti ini merekomendasikan orang-orang yang mengalami rasa kecewa dan sedih lebih baik menumpahkan air mata kekecewaannya.

Kalau air mata kesedihan itu tidak dibuang keluar, maka akan berdampak buruk bagi kesehatan lambung. 

Baca juga: Hukum Menangis saat Puasa Ramadan, Apakah Membatalkan? Ini Penjelasan Ulama dan Dai

Menangis itu indah, sehat, dan simbol kejujuran.

Pada saat yang tepat, menangislah sepuas-puasnya dan nikmati, karena tidak selamanya orang bisa menangis.

Orang-orang yang sering menangis sering kali dilabeli sebagai orang cengeng. Cengeng terhadap Sang Khaliq adalah positif dan cengeng terhadap makhluk adalah negatif. 

Orang-orang yang gampang berderai air matanya ketika terharu mengingat dan merindukan Tuhannya, maka air mata itu melicinkannya menembus surga.

Air mata yang tumpah karena menangisi dosa masa masa lalu, maka air mata itu yang memadamkan api nerakanya. Ini sesuai dengan hadis Nabi, ada mata yang diharamkan masuk neraka, yaitu mata yang tidak tidur semalaman dalam perjuangan fi sabilillah dan mata yang menangis karena takut kepada Allah.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved