Kamis, 7 Mei 2026

Berita Lumajang

Makam Bayi di Belakang Rumah Warga Lumajang Buat Geger, Jenazah Terbungkus Daun Pisang dan Kafan

Ketika menggali beberapa meter dari tanah, warga Bondoyudo Lumajang menemukan jenazah bayi yang terbungkus daun pisang dan kain kafan.

Tayang:
Penulis: Imam Nawawi | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/Tribun Jatim Network/Humas Polres Lumajang
POLICE LINE - Polisi pasang police line di tempat bayi terkubur di Desa Bondoyudo, Kecamatan Sukodono, Lumajang, Jawa Timur, Rabu (8/4/2026). Bayi tersebut ditemukan terkubur dibungkus daun pisang dan kain kafan di belakang rumah warga Desa Bondoyudo. 
Ringkasan Berita:
  • Warga Lumajang temukan makam bayi perempuan misterius di belakang rumah tetangga.
  • Bayi dibungkus daun pisang dan kain kafan, diduga baru dikuburkan.
  • Polisi selidiki identitas orang tua bayi dan motif memakamkan bayi dengan tidak wajar.

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Imam Nawawi 

TRIBUNMADURA.COM, LUMAJANG - Makam bayi perempuan di Desa Bondoyudo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, gegerkan warga, Rabu (8/4/2026).

Bayi tersebut ditemukan terkubur di belakang rumah warga, terbungkus daun pisang, sekitar pukul 06.30 WIB.

Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Suprapto mengatakan, penemuan makan berawal saat warga hendak berangkat ke sawah dan melihat gundukan tanah mencurigakan di belakang rumah tetangganya.

“Melihat gundukan tanah mencurigakan di belakang rumah tetangganya. Karena penasaran saksi kemudian berinisiatif menggali,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Menurutnya, ketika menggali beberapa meter dari tanah, warga tersebut menemukan jenazah bayi yang terbungkus daun pisang dan kain kafan.

"Bayi tersebut juga masih memiliki tali pusar yang menempel," kata Suprapto.

Hasil oleh Tempat Kejadian Perkara (TKP), Suprapto menduga kondisi makam bayi diduga masih baru.

Sebab daun pisang yang digunakan sebagai pembungkus jenazah tampak segar.

“Kuburan tersebut diduga baru. Daun pisang yang digunakan untuk membungkus juga masih baru dipetik,” jelasnya.

Baca juga: Bayi dalam Kardus Gegerkan Pengunjung Pasar Blega Bangkalan, Terdengar Suara Riuh Keprihatinan Warga

Polisi Lakukan Penyelidikan

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mencari identitas orang tua bayi serta motif di balik peristiwa tersebut.

“Masih kami dalami siapa orang tua kandung bayi tersebut, termasuk motifnya hingga tega menguburkan bayi secara tidak wajar,” paparnya.

Kini jenazah bayi malang yang belum diketahui identitasnya, kata dia, telah kembali dikebumikan oleh warga secara layak di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Bondoyudo, Kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang.

Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved