Berita Surabaya
Polres Pelabuhan Tanjung Perak Latih Anjing K9 Antisipasi Peredaran Miras saat Natal dan Tahun Baru
Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya melatih anjing unit K9 untuk antisipasi peredaran minuman keras di wilayah hukumnya.
Penulis: Nur Ika Anisa | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Laporan Wartawan TribunJatim.com, Nur Ika Anisa
TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya melatih anjing unit K9 untuk antisipasi peredaran minuman keras di wilayah hukumnya.
Anjing tersebut dilatih petugas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya untuk mempertajam indra penciumannya terhadap cukrik.
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan, kegiatan unit K9 tersebut untuk melatih anjingnya dalam operasi peredaran minuman keras yang selama ini meresahkan warga.
Sebab, bahaya minuman keras juga menjadi fokus perhatiannya untuk mengamankan moment natal dan tahun baru 2019.
• Hari Ibu 22 Desember, Bupati Madiun Hadiahi Istri Karangan Bunga
AKBP Antonius Agus Rahmanto mengaku tak ingin insiden maut akibat minuman terlarang seperti beberapa bulan lalu di Surabaya dapat mengganggu situasi kamtibmas di wilayah hukumnya.
"Cukup sulit terdeteksi karena peredarannya ini seperti narkoba, makanya kami melatih anjing K9 untuk mengendus cukrik," kata AKBP Agus Rahmanto, Sabtu (22/12/2018).
Menurutnya, peredaran miras di wilayah hukumnya mulai menurun dibandingkan lima bulan lalu saat marak korban miras oplosan pihaknya.
• Hari Ibu 22 Desember, Polres Malang Kota Gelar Fashion Show Menggunakan Batik
"Sudah menurun, lima bulan lalu saya ingat kami satu minggu mendapat puluhan ribu. Saat ini dua minggu operasi dapat 1002 botol yang sudah dimusnahkan. Sudah ada tindakan tipiring penjual," jelas AKBP Antonius Agus Rahmanto.
Meski demikian, AKBP Antonius Agus Rahmanto mengatakan, pihaknya tak ingin lengah dan tetap menekan gangguan kamtibmas terutama minuman keras.
Terutama saat euforia berlebihan saat liburan natal dan tahun baru maupun pengamanan jalur mudik Surabaya-Madura.
"Kami akan semakin kenceng di Operasi Lilin Semeru 2018 ini. Kita boleh happy, mudik pulang kampung, liburan tapi euforia yang berlebihan tidak baik," pungkas AKBP Antonius Agus Rahmanto.
• Pemkot Surabaya Temui Kendala selama Perbaikan Jalan Gubeng yang Ambles