Berita Malang

Tekan Angka Penderita HIV, Dinkes Kota Malang Minta Masyarakat Periksa Kesehatan secara Rutin

Menurut Asih Tri Rachmi, tercatat ada sebanyak 4614 penderita HIV yang ada di Kota Malang di tahun 2018.

Penulis: Mohammad Rifky Edgar | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
SURYA/Rifky Edgar
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Asih Tri Rachmi, ditemui seusai menghadiri sidang paripurna di Kantor DPRD Kota Malang, Senin (21/1/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang, Asih Tri Rachmi, menargetkan jumlah penderita HIV di Kota Malang menurun dibanding tahun 2018.

Menurut Asih Tri Rachmi, tercatat ada sebanyak 4614 penderita HIV yang ada di Kota Malang di tahun 2018.

Jumlah tersebut, kata Asih Tri Rachmi, berasal dari warga Kota Malang sendiri maupun dari warga pendatang.

"Sebenarnya jumlah ini hanyalah temuan kami pada penderita HIV yang ada di Kota Malang," ucap Asih Tri Rachmi, saat menghadiri sidang paripurna di Kantor DPRD Kota Malang, Senin (21/1/2019).

Pria Pengangguran di Bangkalan Meringkuk di Penjara Polsek Kamal, Diduga Gadaikan Motor Tukang Las

Menurut data yang ada, penderita HIV yang rutin berobat di Puskesmas atau rumah sakit sekitar berjumlah 1136 orang.

Asih Tri Rachmi berharap, masyarakat semakin sadar untuk memeriksakan diri ke puskesmas atau rumah sakit terdekat terkait gejala HIV.

"Dari tahun ke tahun pengidap HIV angkanya fluktuatif. Ada kalanya naik atau menurun," jelas Asih Tri Rachmi.

Truk Bermuatan Pasir Hitam di Pamekasan Terjun ke Jurang, Sopir dan Kernet Kendaraan Selamat

"Merujuk dari empat tahun terakhir yakni tahun 2015 ada 194 penderita, tahun 2016 211, tahun 2017 260, tahun 2018 ada 211," sambung dia.

Dari angka yang tersebut, Asih Tri Rachmi mengatakan, merupakan orang yang memiliki kesadaran diri untuk memeriksakan dirinya ke dokter.

"Kebanyakan dari masyarakat itu malu untuk memeriksakan diri karena jika memang terdampak, mereka takut didiskriminasikan," ujarnya.

Asih Tri Rachmi menjelaskan, Dinkes Kota Malang berupaya memberikan obat ARV kepada warga yang terdampak HIV.

Edy Rahmayadi Mundur dari Ketua Umum PSSI, Aremania: Kami Salut pada Keputusan Pak Edy

Kata Asih Tri Rachmi, obat ARV terbukti ampuh untuk mencegah virus HIV yang menyebar ke seluruh tubuh.

"Jadi obat ini sifatnya mengendalikan virus HIV agar tidak menular dan bukan mengobati," terang dia.

Sebagai contoh, seorang ibu hamil jika rutin mengkonsumsi obat ARV, maka bayinya tidak akan terjangkit HIV.

Selain tiu, Dinkes Kota Malang juga melakukan penjaringan kepada pelaku LGBT atau penyuka sesama jenis.

Pemuda Duduksampeyan Gresik Warnai Aspal Jalan dengan Piloks Putih, Beri Tanda Lokasi Berlubang

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved