Berita Probolinggo

Satpol PP Probolinggo Sita Puluhan Botol Miras dan Minol pada Operasi Pekat di Desa Maron Kidul

Dalam operasi pekat ini, personil TRC Satpol PP Probolinggo fokus menyasar minuman keras (miras) dan minuman beralkohol (minol).

Satpol PP Probolinggo Sita Puluhan Botol Miras dan Minol pada Operasi Pekat di Desa Maron Kidul
TRIBUNMADURA.COM/GALIH LINTARTIKA
TRC Satpol PP Probolinggo usai menyita botol miras dan minol di Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Rabu (20/2/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, PROBOLINGGO – Team Reaksi Cepat (TRC) Satpol PP Probolinggo melakukan operasi penyakit masyarakat (pekat) di sebuah rumah di Desa Maron Kidul, Kecamatan Maron, Kabupaten Probolinggo, Rabu (20/2/2019).

Dalam operasi pekat ini, personil TRC Satpol PP Probolinggo fokus menyasar minuman keras (miras) dan minuman beralkohol (minol).

Dari hasil penggeledahan tersebut, personil berhasil mengamankan sedikitnya 25 botol miras dan minol.

Miras dan minol yang diamankan mulai dari arak botol besar merah 10 botol, arak botol besar hijau 11 botol dan arak yang diecer 4 botol.

KPU Tuban Butuh 300 Orang Tenaga Sortir dan Pelipatan Surat Suara untuk Pemilu 2019

“Botol-botol tersebut tersimpan sangat rapi. Tetapi berkat kesigapan dari rekan-rekan TRC Satpol PP, kami berhasil mengamankan puluhan botol miras dan minol tersebut sebagai barang bukti,” kata Koordinator TRC Satpol PP Probolinggo, Nurul Arifin.

Selanjutnya, puluhan botol miras dan minol tersebut dibawa ke Mako Satpol PP Probolinggo di Kota Kraksaan untuk dijadikan sebagai barang bukti.

Selain itu, dilakukan juga pemanggilan secara dinas kepada pemilik miras dan minol ke mako besar untuk dilakukan BAP dan pembinaan.

Kepala Satpol PP Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi mengungkapkan, operasi pekat miras dan minol ini dilakukan berdasarkan dari pengaduan masyarakat yang sangat resah atas peredaran miras dan minol di lingkungan tempat tinggalnya.

5 Tips Kenali Obat Herbal dan Jamu Tradisional yang Aman Dikonsumsi, Cek Kode TR dan TI

Hal ini dikarenakan, masyarakat khawatir keberadaan miras dan minol tersebut akan merusak masa depan anak-anaknya.

“Yang bersangkutan ini adalah pemain lama. Selama ini selalu lolos tatkala dilakukan razia. Tetapi baru kali ini kita mendapatkan barang bukti dan terbukti menyimpan miras dan minol," kata Dwijoko Nurjayadi.

"Kami berharap agar masyarakat jangan lagi berjualan barang haram seperti ini karena akan merusak mental generasi muda Kabupaten Probolinggo,” harapnya. (lih)

BMKG Juanda Pastikan Erupsi Gunung Bromo Tidak Mempengaruhi Kondisi Cuaca di Jawa Timur

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved